STUDI TAHANAN KAPAL TRIMARAN DENGAN OUTRIGGER ASIMETRIS FLAT SIDE INSIDE DAN INVERTED BOW DENGAN VARIASI JARAK LAMBUNG MENGGUNAKAN APLIKASI AUTODESK CFD = Resistance Study of a Trimaran Vessel with Asymmetric Flat-Side-Inside Outriggers and an Inverted Bow under Various Hull Spacing Configurations Using Autodesk CFD


PABETTENG, WIN (2026) STUDI TAHANAN KAPAL TRIMARAN DENGAN OUTRIGGER ASIMETRIS FLAT SIDE INSIDE DAN INVERTED BOW DENGAN VARIASI JARAK LAMBUNG MENGGUNAKAN APLIKASI AUTODESK CFD = Resistance Study of a Trimaran Vessel with Asymmetric Flat-Side-Inside Outriggers and an Inverted Bow under Various Hull Spacing Configurations Using Autodesk CFD. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D031221046-n2jrExfq9TV0kXQD-20260611092927.jpg

Download (312kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D031221046-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
D031221046-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 October 2028.

Download (4MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D031221046-dp.pdf

Download (180kB)

Abstract (Abstrak)

Kapal trimaran merupakan jenis kapal multi hull yang menawarkan keunggulan signifikan dalam hal stabilitas dan efisiensi hidrodinamika dibandingkan kapal mono hull. Faktor kritis yang mempengaruhi performa hidrodinamika trimaran adalah jarak antar lambung (hull spacing). Jarak lambung trimaran mempengaruhi hidrodinamika karena interaksi antar lambung dapat menimbulakan interferensi gelombang yang berpengaruh terhadap besarnya tahanan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jarak antar lambung terhadap nilai tahanan kapal trimaran asimetris dengan konfigurasi flat side inside dan bentuk haluan inverted bow menggunakan simulasi numerik berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) pada perangkat lunak Autodesk CFD. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi numerik dengan membuat model kapal menggunakan perangkat lunak Maxsurf Modeller dan Rhinoceros 8, kemudian dianalisis menggunakan Autodesk CFD. Variasi jarak antar lambung yang diuji terdiri dari empat variasi, yaitu 1,4 m, 1,8 m, 2,2 m, dan 2,6 m dengan skala model 1:35, kemudian digunakan 5 Froude number (Fn) yaitu 0,41, 0,45, 0,49, 0,53 dan 0,57. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variasi jarak antar lambung memberikan pengaruh terhadap penurunan nilai tahanan kapal, dimana didapatkan persentase perubahan nilai tahanan antara setiap variasi jarak lambung dengan Variasi Awal model kapal yaitu, pada variasi jarak lambung 1 dengan jarak 1,4 m memiliki nilai persentase perubahan tahanan sebesar 1,54%, 1,56%, 1.50%, 1.08% dan 2.56%. Pada variasi jarak lambung 2 dengan jarak 1,8 m memiliki persentase perubahan tahanan sebesar 2,12%, 3,84%, 2,16%, 1,39%. 2,72%. Pada variasi jarak lambung 3 dengan jarak 2,2 m memiliki persentase perubahan nilai tahanan sebesar 2,97%, 4,19%, 2,87%, 2,44% dan 2,88%. Dan pada variasi jarak lambung 4 dengan jarak lambung 2,6 m memiliki persentase perubahan nilai tahanan sebesar 4,23%, 4,56%, 3,57%, 3,42% dan 4,21%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Trimaran, tahanan kapal, flat side inside, inverted bow, Autodesk CFD.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 Oct 2026 00:51
Last Modified: 05 Oct 2026 00:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58736

Actions (login required)

View Item
View Item