KAUNANG, GRACE MARIA (2026) HUBUNGAN POLA MAKAN TRADISIONAL, VARIASI GENETIK DAN RESIKO METABOLIK STUDI NUTRIGENETIK BERBASIS POPULASI DENGAN MASYARAKAT MULTIETNIK DI MANADO : KAJIAN PADA POLIMORFISME PPARγ rs1801282 TERHADAP IMT, LINGKAR PINGGANG dan KADAR KOLESTEROL PADA DEWASA MUDA ETNIS MINAHASA, SANGIHE TALAUD DAN BOLAANG MONGONDOUW DI SULAWESI UTARA = RELATIONSHIP BETWEEN TRADITIONAL DIETARY PATTERNS, GENETIC VARIATION AND METABOLIC RISK POPULATION-BASED NUTRIGENETIC STUDY WITH A MULTIETCHIC COMMUNITY IN MANADO: A STUDY ON PPARγ rs1801282 POLYMORPHISM ON BMI, WAIST CIRCUMFERENCE AND CHOLESTEROL LEVELS IN YOUNG ADULTS OF MINAHASA, SANGIHE TALAUD AND BOLAANG MONGONDOUW ETHNICITY IN NORTH SULAWESI. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C175222002-1-2.pdf
Download (639kB)
C175222002-dp.pdf
Download (490kB)
C175222002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
C175222002-sTnECUtzNywR1Amg-20260615133941.jpg
Download (519kB) | Preview
Abstract (Abstrak)
Prevalensi obesitas di Indonesia semakin meningkat, khususnya di Sulawesi Utara (30,6% pada tahun 2023). Interaksi antara faktor genetik dan lingkungan, terutama pola makan, memainkan peran penting dalam menentukan risiko metabolik, dengan faktor genetik seperti polimorfisme PPARγ rs1801282 yang berpotensi memengaruhi lingkar pinggang (LP) dan kadar HDL-kolesterol. Namun, data mengenai kelompok etnis lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan tradisional, variasi genetik PPARγ rs1801282, dan risiko metabolik pada dewasa muda dari etnis Minahasa, Sangihe Talaud, dan Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara. Penelitian potong lintang dilakukan pada 300 dewasa muda berusia 18–25 tahun dari etnis Minahasa, Sangihe-Talaud, dan Bolaang Mongondow. Asupan makanan dinilai menggunakan kuesioner frekuensi makan semi-kuantitatif. Pengukuran antropometri, komposisi tubuh, dan aktivitas fisik dilakukan. Genotip PPARγ rs1801282 ditentukan menggunakan PCR Kompetitif Alel-Spesifik (KASP) dan distribusinya diuji dengan keseimbangan Hardy–Weinberg. Asosiasi dan interaksi gen-diet dianalisis menggunakan regresi logistik multivariat. Analisis bivariabel menunjukkan bahwa polimorfisme PPARγ rs1801282 signifikan berhubungan dengan lingkar pinggang. Namun, analisis multivariat mengungkapkan bahwa polimorfisme PPARγ rs1801282 bukanlah prediktor independen dari obesitas setelah penyesuaian terhadap variabel pengganggu. Sementara itu, hubungan antara SNP rs1801282 dan pola makan di berbagai kelompok etnis menunjukkan hasil yang beragam. PPARγ rs1801282 GG berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas dan penurunan HDL pada kelompok etnis ini, dengan variasi hasil berdasarkan etnis dan pola makan, mendukung konsep nutrigenomik untuk intervensi presisi.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | PPARγ rs1801282, obesitas, lingkar pinggang, HDL-kolesterol, kelompok etnis, Indonesia |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Gizi Klinik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 04 Oct 2026 23:43 |
| Last Modified: | 04 Oct 2026 23:43 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58707 |
