ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KUALITAS KINERJA KARYAWAN INDOSAT OOREDOO SALES AREA MAKASSAR


PETRALITA, NUGRAHA (2021) ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KUALITAS KINERJA KARYAWAN INDOSAT OOREDOO SALES AREA MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D071171016_skripsi cover1.png

Download (203kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D071171016_skripsi 1-2.pdf

Download (872kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D071171016_skripsi dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D071171016_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Peningkatan kualitas sumber daya manusia sangat penting bagi produktivitas perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis. Karyawan adalah fungsi operasional yang merancang, menjalankan, dan mengoperasikan sistem perusahaan. Menanggapi hal ini, maka pengelolaan terhadap sumber daya manusia harus diperhatikan sedemikian rupa sehingga memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan. Indosat Ooredoo Sales Area Makassar tak lepas dari permasalahan yang terkait dengan sumber daya manusianya. Adanya ketidaktercapaian target, ketidakdisiplinan, fraud, resign hingga firing karyawan. Dengan demikian, perlunya untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi karyawan dan kaitannya satu sama lain.
Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner terbuka dan tertutup. Kuisioner terbuka untuk memperoleh data kualitatif, yaitu faktor-faktor yang memengaruhi kualitas kinerja. Lalu, kuisioner tertutup untuk memperoleh data kuantitaif. Data kuantitatif akan digunakan dalam analisis faktor menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Pengolahan data kuantitatif penelitian ini menggunakan software SPSS dan AMOS.
Berdasarkan hasil kuisioner terbuka, diperoleh sebanyak 24 faktor yang memengaruhi kinerja karyawan. Lima faktor dengan frekuensi tertinggi, yaitu: hubungan interpersonal, masalah pribadi, kedisiplinan diri, key performance indicator, dan reward. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa, semakin tinggi hubungan interpersonal, reward, dan masalah pribadi karyawan, maka akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Lalu, semakin tinggi kedisiplinan diri dan key performance indicator karyawan, maka kepuasan kerja akan menurun. Adapun hubungan interpersonal, reward, key performance indicator dan kedisiplinan diri akan meningkatkan kualitas kinerja, namun masalah pribadi dan kepuasan kerja justru menurunkan kualitas kinerja.
Kata Kunci: Kualitas Kinerja, Kepuasan Kerja, Structural Equation Modelling

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 24 Aug 2021 01:58
Last Modified: 24 Aug 2021 01:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/5836

Actions (login required)

View Item
View Item