HUBUNGAN STRES EMOSIONAL DENGAN PREVALENSI TEMPOROMANDIBULAR DISORDER PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI SMAN 5, SMAN 15 DAN SMAN 21 KOTA MAKASSAR = THE RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL STRESS AND THE PREVALENCE OF TEMPOROMANDIBULAR DISORDER IN HIGHT SCHOOL STUDENT AT SMAN 5, SMAN 15 AND SMAN 21 MAKASSAR CITY


Qalby, Nur (2023) HUBUNGAN STRES EMOSIONAL DENGAN PREVALENSI TEMPOROMANDIBULAR DISORDER PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI SMAN 5, SMAN 15 DAN SMAN 21 KOTA MAKASSAR = THE RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL STRESS AND THE PREVALENCE OF TEMPOROMANDIBULAR DISORDER IN HIGHT SCHOOL STUDENT AT SMAN 5, SMAN 15 AND SMAN 21 MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
J011201079_skripsi_02-05-2024 cover1.png

Download (151kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
J011201079_skripsi_02-05-2024 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
J011201079_skripsi_02-05-2024 dp.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
J011201079_skripsi_02-05-2024.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 July 2026.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Temporomandibular disorder (TMD) atau gangguan sendi temporomandibular terjadi sebagai akibat dari masalah yang berhubungan dengan sendi rahang dan otot-otot disekitar wajah yang mengontrol proses pengunyahan dan gerakan rahang. TMD memiliki patogenesis multifaktorial yang melibatkan fisiologis dan/atau psikologis seperti tekanan emosional. Stres akademik pada remaja sangat tinggi di Asia (terutama di negara-negara seperti Cina, Korea, dan Singapura) karena keinginan orang tua, tuntutan masyarakat, dan standar pendidikan. Ini dapat mengakibatkan kurang tidur, disfungsi siang hari, dan tekanan psikologis, yang dapat berkontribusi pada kejadian TMD. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat keparahan stress emosional, tingkat keparahan Temporomandibular Disorder (TMD), dan hubungan antara stress emosional dengan gangguan Temporomandibular Disorder (TMD) pada pelajar SMA Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan desain cross sectional study. Pengambilan data menggunakan kuesioner PHQ-9 (stress emosional) dan Kuesioner Fonseca (TMD). Hasil: Dari 821 sampel penelitian, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress emosional dan kasus temporomandibular disorder (TMD) dengan P value = 0.000 dan α = 0.05 dimana (p<α) taraf kepercayaan 95%. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress emosional dan kasus temporomandibular disorder (TMD) pada pelajar SMAN 5, SMAN 15 dan SMAN 21 Makassar.

Kata Kunci: Stress Emosional, Temporomandibular Disorder (TMD), Pelajar SMA.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Emotional Stress, Temporomandibular Disorder, High School Students.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 15 Jul 2024 03:39
Last Modified: 15 Jul 2024 03:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/35403

Actions (login required)

View Item
View Item