Studi Peningkatan Kadar dan Perolehan Nikel pada Bijih Serpentinit dengan Metode Flotasi Kolom


Hikmah, Nur (2021) Studi Peningkatan Kadar dan Perolehan Nikel pada Bijih Serpentinit dengan Metode Flotasi Kolom. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D62116001_skripsi Cover1.png

Download (51kB) | Preview
[thumbnail of BAB I & II] Text (BAB I & II)
D62116001_skripsi I-II.pdf

Download (873kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
D62116001_skripsi DP.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D62116001_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Nikel merupakan salah satu logam penting dalam bidang infrastruktur dan teknologi. Sumberdaya nikel terdapat pada dua endapan yaitu endapan sulfida dan endapan laterit. Nikel laterit terbentuk dari proses pelapukan kimia batuan ultramafik yang mengandung mineral ferro-magnesian terutama olivin. Serpentin merupakan salah satu produk dari alterasi olivin. Kadar konsentrat nikel berkisar antara 1% sampai 3% dan dalam beberapa kasus, tidak melebihi 4%. Usaha yang dapat dilakukan dalam peningkatan kadar bijih nikel yaitu dengan proses benefisiasi baik secara kimia maupun fisika. Salah satu metode benefisiasi yang dapat diterapkan yaitu flotasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik, menganalisis pengaruh ukuran butir dan waktu flotasi terhadap peningkatan kadar nikel dan menghitung recovery nikel pada bijih serpentinit daerah Latowu menggunakan flotasi kolom yang dilakukan di Laboratorium. Penelitian ini menggunakan asam oleik sebagai kolektor dan minyak pinus sebagai frother, sedangkan variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah ukuran butir dan waktu flotasi. Fraksi ukuran butir yang digunakan yaitu -212+150 µm, -150+106µm, -106+75µm, dan -75µm. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10 menit, 15 menit, 20 menit dan 25 menit. Hasil analisis mineralogi mengindikasikan sampel bijih serpentinit mengandung mineral-mineral seperti lizardit (Fe4SiO5(OH)4), magnetit (Fe3O4), olivin (Mg2SiO4), kromit (FeCr2O4), dan kuarsa (SiO2). Hasil analisis XRF (X-Ray Fluorescence) sampel awal menunjukkan kadar 1,318% Ni dan 10,142% Fe2O3. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kadar nikel pada ukuran butir -106+75 µm menjadi 1,336% dan peningkatan kadar nikel pada waktu flotasi 25 menit menjadi 1,321%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: wahyuni aras
Date Deposited: 02 Mar 2021 01:47
Last Modified: 02 Mar 2021 01:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/2877

Actions (login required)

View Item
View Item