Status Hematologi Ayam Buras Hasil In Ovo Feeding yang dipelihara pada Sistem Intensif dan Free-Range = Hematology Status of Native Chicken Treated In Ovo Feeding Reared on an Intensive and Free-Range Housing System.


Johanes, Difa (2022) Status Hematologi Ayam Buras Hasil In Ovo Feeding yang dipelihara pada Sistem Intensif dan Free-Range = Hematology Status of Native Chicken Treated In Ovo Feeding Reared on an Intensive and Free-Range Housing System. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
I011171506_skripsi_cover1.jpg

Download (179kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
I011171506_skripsi_bab 1-2.pdf

Download (393kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
I011171506_skripsi_daftar pustaka.pdf

Download (540kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
I011171506_skripsi_19-04-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Ayam buras hasil in ovo feeding (IOF) yang digunakan dalam penelitian ini merupakan ayam kampung yang telah mengalami introduksi menggunakan asam amino L-arginin pada hari ke 7 masa inkubasi, kelebihan teknik IOF dilaporkan dapat meningkatkan performa ayam setelah menetas. Pemeriksaan status hematologi pada hewan dilakukan untuk menilai kesehatan hewan secara umum, kemampuan tubuh melawan infeksi dan evaluasi status fisiologis hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai hematologi ayam buras hasil IOF yang dipelihara pada sistem pemeliharaan berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam buras hasil IOF berjenis kelamin betina sebanyak 32 ekor. Pengambilan sampel darah pada ayam buras dilakukan pada umur 40 minggu. Data dianalisis menggunakan uji sampel T (t-test) independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status hematologi ayam buras hasil IOF yang dipelihara pada sistem intensif dan free-range berbeda nyata (P<0,05). Sel Darah Merah (106/mm³) yaitu 2,22 (P1) dan3,02 (P2). Sel Darah Putih (10³/mm³) yaitu 15,62 (P1) dan 21,18 (P2). Nilai hematokrit (%) yaitu 27,75 (P1) dan 33,75 (P2) dan kadar hemoglobin(g/dl) yaitu 8,39 (P1) dan 10,60 (P2). Status hematologi ayam buras yang dipelihara menggunakan sistem free-range lebih tinggi baik dari nilai hematokrit, kadar hemoglobin, jumlah eritosit dan jumlah leukosit dibandingkan dengan sistem intensif dan masih dalam nilai normal.
Keywords : Hematologi, in ovo feeding, L-arginin, ayam buras, intensif dan free-range

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 17 May 2022 00:09
Last Modified: 17 May 2022 00:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/15949

Actions (login required)

View Item
View Item