Hubungan Belajar Daring Dengan Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Murid Sekolah Dasar Selama Pandemi Covid-19


Putri Mr, Nurfhalisa Dwi (2022) Hubungan Belajar Daring Dengan Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Murid Sekolah Dasar Selama Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Bab I & II] Text (Bab I & II)
C011181391_skripsi_14-02-2022 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011181391_skripsi_14-02-2022 COVER.png

Download (248kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
C011181391_skripsi_14-02-2022 DP.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full text] Text (Full text)
C011181391_skripsi_14-02-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : Pada masa pandemi Covid-19 pembelajaran yang awalnya tatap muka dialihkan ke pembelajaran online menggunakan gadget sehingga intensitas penggunaan gadget dikalangan murid sekolah dasar meningkat. Penggunaan gadget terus menerus menyebabkan timbul gejala mata seperti Computer Vision Syndrome. Computer Vision Syndrome adalah sekumpulan gejala yang terjadi pada mata yang disebabkan oleh penggunaakan komputer, tablet, handphone atau elektronik lainnya dalam waktu yang cukup lama. Computer Vision Syndrome dapat terjadi pada anak-anak dan keluhan CVS pada anak-anak akan muncul lebih cepat dibandingkan pada orang dewasa. Gejala yang sering muncul adalah kelelahan mata, nyeri kepala, penglihatan kabur, mata kering dan nyeri pada leher dan punggung badan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan gadget dengan kejadian Computer Vision Syndrome selama kegitan belajar daring (online) pada murid SD Inpres Perumnas I Makassar usia 10 – 12 tahun selama pandemi Covid-19.
Metode : Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Januari 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di SD Inpres Perumnas I Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 60 murid SD usia 10 – 12 tahun yang menjawab Computer Vision Syndrome Scale (CVSS17). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan program microsoft excel dan SPSS 24.
Hasil Penelitian : Sampel sebanyak 60 orang, 27 orang (45.0%) laki-laki dan 33 orang (55.0%) perempuan. Usia lebih dari 10 tahun sebanyak 38 orang (63.3%). Lama penggunaan gadget <3 jam sebanyak 6 orang (10.0%) dan 3 – 5 jam sebanyak 54 orang (90.0%). Pada analisis uji Chi-Square Test di dapatkan hubungan yang signifikan antara lama penggunaan gadget dengan kejadian Computer Vision Syndrome dengan nilai (p= 0,003).
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan gadget dengan kejadian Computer Vision Syndrome selama kegiatan belajar daring pada murid SD Inpres Perumnas I Makassar. Diharapkan bagi seluruh praktisi Kesehatan untuk mensosialisasikan gejala-gejala kelelahan mata atau Computer Vision Syndrome dan pencegahannya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan mata.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Computer Vision Syndrome, Intensitas, murid SD, Belajar daring, Pandemi.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Andi Milu
Date Deposited: 07 Mar 2022 03:00
Last Modified: 07 Mar 2022 03:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/13666

Actions (login required)

View Item
View Item