Hubungan Aktivitas Fisik Dan Pemenuhan Asupan Protein Terhadap Nilai Homeostatic Model Assessment - Insulin Resistance (Homa-Ir) Pada Subjek Dewasa Muda Obesitas = The Relationship Between Physical Activity and Fulfillment of Protein Intake on Homeostatic Model Assessment-Insulin Resistance (HOMA-IR) Values in Obese Young Adult Subjects


MARZUKI, MARZUKI (2025) Hubungan Aktivitas Fisik Dan Pemenuhan Asupan Protein Terhadap Nilai Homeostatic Model Assessment - Insulin Resistance (Homa-Ir) Pada Subjek Dewasa Muda Obesitas = The Relationship Between Physical Activity and Fulfillment of Protein Intake on Homeostatic Model Assessment-Insulin Resistance (HOMA-IR) Values in Obese Young Adult Subjects. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C175201004-OEBkrxgemN7a8wHV-20260520111145.jpg

Download (347kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C175201004-1-2.pdf

Download (435kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C175201004-dp.pdf

Download (943kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
C175201004-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 September 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Obesitas pada dewasa muda merupakan faktor risiko utama terjadinya resistensi insulin yang berujung pada diabetes melitus tipe 2. Aktivitas fisik yang rendah dan asupan protein yang tidak memadai diduga berkontribusi terhadap peningkatan nilai Homeostatic Model Assessment-Insulin Resistance (HOMA-IR), sebagai indikator resistensi insulin.Tujuan. Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan pemenuhan asupan protein terhadap nilai HOMA-IR pada subjek dewasa muda obesitas non-diabetes. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel berjumlah 82 subjek dewasa muda obesitas yang dipilih secara purposive sampling di RSPTN Universitas Hasanuddin. Data dikumpulkan melalui kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) untuk aktivitas fisik, Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk asupan protein, dan pemeriksaan darah untuk nilai HOMA-IR. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis, Mann-Whitney, dan korelasi Spearman. Hasil. Tidak terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan nilai HOMA-IR (p=0,637; r=-0,081). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan nilai HOMA-IR (p=0,004; r=-0,311). Subjek dengan asupan protein kurang memiliki nilai HOMA-IR yang lebih tinggi (9,52) dibandingkan dengan subjek dengan asupan protein cukup (3,82) dan lebih dari cukup (2,87) (p=0,006). Kesimpulan. Asupan protein yang cukup berhubungan dengan nilai HOMA-IR yang lebih rendah pada subjek dewasa muda obesitas. Aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap nilai HOMA-IR dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: HOMA-IR, aktivitas fisik, asupan protein, resistensi insulin, obesitas
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Mikrobiologi Klinik
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 25 Sep 2026 00:55
Last Modified: 25 Sep 2026 00:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57906

Actions (login required)

View Item
View Item