Perbandingan Penerapan Metode Metaheuristik Genetic Algorithm dengan Metode Heuristik Moodie Young untuk Peningkatan Efisiensi Lini Produksi Pakan Ternak Di Pt Japfa Comfeed Makassar = COMPARISON OF THE APPLICATION OF THE GENETIC ALGORITHM METAHEURISTIC METHOD WITH THE MOODIE YOUNG HEURISTIC METHOD TO IMPROVE THE EFFICIENCY OF THE ANIMAL FEED PRODUCTION LINE AT PT JAPFA COMFEED MAKASSAR


SAPITRI, KADEK DILA (2026) Perbandingan Penerapan Metode Metaheuristik Genetic Algorithm dengan Metode Heuristik Moodie Young untuk Peningkatan Efisiensi Lini Produksi Pakan Ternak Di Pt Japfa Comfeed Makassar = COMPARISON OF THE APPLICATION OF THE GENETIC ALGORITHM METAHEURISTIC METHOD WITH THE MOODIE YOUNG HEURISTIC METHOD TO IMPROVE THE EFFICIENCY OF THE ANIMAL FEED PRODUCTION LINE AT PT JAPFA COMFEED MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D071221064-cR18iedL4afXF93z-20260609083043.jpg] Image
D071221064-cR18iedL4afXF93z-20260609083043.jpg

Download (392kB)
[thumbnail of D071221064-1-2.pdf] Text
D071221064-1-2.pdf

Download (485kB)
[thumbnail of D071221064-dp.pdf] Text
D071221064-dp.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of D071221064-fullll.pdf] Text
D071221064-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan efisiensi lini produksi pakan ternak di PT Japfa Comfeed Makassar melalui penerapan metode penyeimbangan lintasan produksi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun yang menyebabkan terjadinya bottleneck, idle time yang tinggi, serta belum tercapainya target produksi sebesar 10.000 sak per shift, di mana realisasi hanya berkisar antara 8.000 hingga 9.000 sak. Penelitian ini menggunakan dua metode, yaitu metode heuristik Moodie Young dan metode metaheuristik Genetic Algorithm (GA), untuk memperoleh pembagian elemen kerja yang lebih optimal. Data yang digunakan berupa waktu proses pada setiap elemen kerja di tahapan intake, grinding, dosing, mixing, dan bagging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal memiliki line efficiency sebesar 53.96%, balance delay sebesar 46.04%, dan idle time sebesar 3344.94 detik. Setelah dilakukan perbaikan, kedua metode mampu meningkatkan line efficiency menjadi 80.02% serta menurunkan balance delay menjadi 19.98% dan idle time menjadi 480.06 detik. Namun, metode Genetic Algorithm memberikan hasil yang lebih baik dalam hal pemerataan beban kerja dengan nilai smoothness index sebesar 475.80 dibandingkan Moodie Young sebesar 480.06. Hasil ini menunjukkan bahwa Genetic Algorithm lebih optimal dalam menghasilkan distribusi kerja yang seimbang dan aliran produksi yang lebih stabil. Dengan demikian, penerapan metode Genetic Algorithm dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan efisiensi lini produksi serta membantu perusahaan dalam mencapai target produksi secara lebih optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: line balancing, Genetic Algorithm, Moodie Young, efisiensi lini produksi, bottleneck, industri pakan ternak.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 22 Sep 2026 07:34
Last Modified: 22 Sep 2026 07:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57723

Actions (login required)

View Item
View Item