MANGNGA, MEYLAN TUPPA (2026) Hubungan kadar HBA1C serum dengan profil lipid pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024 = The relationship between serum HBA1C levels and lipid profiles of type 2 diabetes mellitus patients at Wahidin Sudirohusodo Makassar General Hospital in 2024. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
C011221082-zAUrmY6TtkKVwpXZ-20260523214937.jpeg
Download (280kB)
C011221082-1-2.pdf
Download (379kB)
C011221082-dp.pdf
Download (185kB)
C011221082-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 May 2028.
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang : Diabetes melitus tipe 2 adalah suatu penyakit metabolisme kronis yang ditandai dengan gejala khas berupa kadar gula dalam darah diatas nilai normal (hyperglycemia) yang terjadi secara persisten. Berdasarkan data studi beban penyakit global tahun 2021, diestimasikan terdapat 529 juta individu dari seluruh kalangan umur yang menderita diabetes dengan prevalensi global di angka 6,1% yang terus meningkat secara pesat beberapa dekade terakhir. Tingginya angka prevalensi penyakit diabetes di Indonesia dan dunia menjadi dorongan peningkatan penanganan penyakit diabetes, salah satunya adalah melakukan diagnosis yang tepat dan cepat. Untuk menegakkan diagnosis dibutuhkan tes pemeriksaan, salah satunya adalah pemeriksaan HbA1c. Pemeriksaan HbA1c mempunyai banyak kelebihan dibandingkan tes pemeriksaan diabetes yang lain. Kontrol penyakit diabetes yang buruk yang ditandai kontrol glikemik tubuh yang buruk juga mempengaruhi profil lipid pasien. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pasien dengan kadar HbA1c tinggi yang menandakan kontrol glikemik tubuh yang buruk cenderung mengalami perubahan profil lipid menjadi buruk sehingga risiko penyakit kardiovaskular pada pasien meningkat dibandingkan dengan pasien yang memiliki kontrol glikemik yang baik. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara kadar HbA1c terhadap profil lipid pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024. Metode : Menggunakan metode penelitian cross sectional (potong lintang) dengan pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin. Data penelitian dikumpulkan dari rekam medis pasien yang selanjutnya akan diolah dan dianalisis menggunakan teknik uji korelasi Spearman. Hasil Penelitian : Dari hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan korelasi positif lemah yang signifikan antara kadar HbA1c dan kadar trigliserida (r=0,245, P=0,02). Sementara itu, antara kadar HbA1c dan kadar HDL, LDL, dan kolesterol total tidak terdapat hubungan ke arah positif yang signifikan. Kesimpulan : Terdapat hubungan korelasi ke arah positif yang signifikan antara kadar HbA1c dan kadar trigliserida dan tidak terdapat hubungan korelasi ke arah positif yang signifikan antara kadar HbA1c dengan kadar HDL, LDL, dan kolesterol total pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUP Wahidin Sudirohusodo tahun 2024. Kata Kunci : Diabetes melitus, HbA1c, Profil lipid, RSUP Wahidin Sudirohusodo.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Type 2 diabetes melitus, HbA1c, Lipid profile, Wahidin Sudirohusodo General Hospital. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 05:31 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 05:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57631 |
