SYAIRAH, BESSE NAZWA (2026) Analisis Aktivitas Antioksidan dan Vitamin C Pada Permen Jelly Belimbing Wuluh (Averrhoa blimbi L.) Dengan Penambahan Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Produk Pangan Fungsional Untuk Hipertensi.=Analysis of Antioxidant Activity and Vitamin C in Starfruit Jelly Candies (Averrhoa blimbi L.) with Added Ginger (Zingiber officinale) as a Functional Food Product for Hypertension. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221065-1TZtVEUCoM3Imh0K-20260525135737.jpeg
Download (273kB)
K021221065-1-2.pdf
Download (570kB)
K021221065-dp.pdf
Download (272kB)
K021221065-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 May 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Vitamin C dan antioksidan berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, khususnya dalam menetralkan radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit, termasuk hipertensi yang menjadi masalah kesehatan global. Dalam upaya pengendaliannya, bahan pangan lokal seperti belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dan jahe (Zingiber officinale) dipilih karena sama-sama mengandung vitamin C serta senyawa bioaktif seperti flavonoid dan gingerol yang berfungsi sebagai antioksidan dan berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Kombinasi kedua bahan ini dikembangkan menjadi permen jelly sebagai pangan fungsional yang praktis dan mudah dikonsumsi oleh masyarakat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kandungan vitamin C pada produk permen jelly belimbing wuluh dengan penambahan jahe. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Tahap pendahuluan dilakukan melalui pembuatan permen jelly dengan empat formulasi dan uji organoleptik untuk menentukan formula terpilih. Formula terpilih kemudian dianalisis aktivitas antioksidan (IC50) menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan analisis kandungan vitamin C menggunakan metode titrasi iodimetri. Hasil. Formula terpilih (F3) permen jelly belimbing wuluh dengan penambahan jahe memiliki aktivitas antioksidan dari nilai IC₅₀ sebesar 34.908,835 ppm yang tergolong sangat lemah. Kemudian mengandung vitamin C sebesar 0,74 mg (0,014%) dalam satu buah permen, yang memenuhi 8,22% Angka Kecukupan Gizi (AKG) kudapan orang dewasa usia 19 - 59 tahun. Kesimpulan. Permen jelly belimbing wuluh dengan penambahan jahe menunjukkan adanya aktivitas antioksidan serta mengandung vitamin C yang berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan vitamin C harian, sehingga dapat menjadi alternatif camilan berbasis bahan lokal dengan nilai gizi yang lebih baik dibandingkan permen konvensional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | belimbing wuluh; jahe; permen jelly; antioksidan; vitamin C; hipertensi |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:05 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57324 |
