Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di PT. PLN IP UBP Tello Unit PLTD dan PLTG=Factors Associated with Work Fatigue Among Workers at PT. PLN IP UBP Tello, PLTD and PLTG Units


SAPUTRA, MUHAMMAD ARYA DWI (2026) Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di PT. PLN IP UBP Tello Unit PLTD dan PLTG=Factors Associated with Work Fatigue Among Workers at PT. PLN IP UBP Tello, PLTD and PLTG Units. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
K011221199-RiBpnVQjO5aKPWIk-20260525093319.jpg

Download (304kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221199-1-2.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221199-dp.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
K011221199-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 April 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Pekerja pada sektor pembangkitan listrik memiliki tuntutan kerja yang tinggi dan terpapar kondisi lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan kelelahan. Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di PT. PLN IP UBP Tello Unit PLTD dan PLTG. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 74 pekerja yang dipilih menggunakan teknik exhaustive sampling. Variabel yang diteliti meliputi kebiasaan merokok, beban kerja, dan suhu lingkungan kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, pengukuran suhu lingkungan kerja, serta pengukuran kelelahan kerja menggunakan Reaction Timer dan Subjective Self Rating Test (SSRT). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact pada tingkat signifikansi 5%. Hasil: Kebiasaan merokok tidak memiliki hubungan dengan kelelahan kerja objektif pada pekerja unit PLTD dan PLTG (p=0,006) dan memiliki hubungan pada kelelahan kerja subjektif (p=0,001). Beban kerja fisik berhubungan dengan kelelahan kerja objektif dengan nilai (p=0,001) serta kelelahan kerja subjektif dengan nilai (p=0,001). Selain itu, beban kerja mental juga berhubungan dengan kelelahan kerja objektif dengan nilai (p=0,001) serta kelelahan kerja subjektif dengan nilai (p=0,001). Hasil pengukuran suhu di lingkungan kerja juga menunjukkan bahwa seluruh pekerja pada unit PLTD bekerja pada suhu lingkungan kerja yang melebihi NAB yaitu 33,5°C dan pada PLTG 30,9°C. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan merokok, beban kerja, dan suhu lingkungan kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja di PT. PLN IP UBP Tello Unit PLTD dan PLTG.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kelelahan Kerja, Kebiasaan Merokok, Beban Kerja, Suhu Lingkungan Kerja
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Aug 2026 01:59
Last Modified: 26 Aug 2026 01:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57245

Actions (login required)

View Item
View Item