AZZAHRA, SAHNAS (2026) Hubungan Antara Faktor Individu dan Kebisingan terhadap Kelelahan Kerja pada Pekerja Konstruksi Proyek Pembangunan Gedung Parkiran Mall Panakukkang Makassar=The Relationship Between Individual Factors And Noise With Work Fatigue Among Construction Workers At The Parking Building Construction Project Of Mall Panakukkang, Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221167-eyLv25cZbdzquOxm-20260512211351.png
Download (154kB)
K011221167-1-2.pdf
Download (587kB)
K011221167-dp.pdf
Download (248kB)
K011221167-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 April 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kelelahan kerja merupakan kondisi yang sering dialami pekerja konstruksi akibat beban fisik tinggi, tuntutan pekerjaan, serta faktor individu yang memengaruhi kapasitas kerja. Proyek pembangunan gedung parkiran Mall Panakukkang Makassar berpotensi menimbulkan kelelahan kerja yang dipengaruhi oleh usia, riwayat penyakit, pengetahuan K3, kebugaran jasmani, serta intensitas kebisingan. Tujuan. Menganalisis hubungan antara usia, riwayat penyakit, pengetahuan K3, kebugaran jasmani, dan kebisingan dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi di proyek pembangunan gedung parkiran Mall Panakukkang Makassar. Metode. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2026 di proyek pembangunan gedung parkiran Mall Panakukkang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja konstruksi sebanyak 60 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan K3 dan Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI), YMCA Step Test, Oxymeter, serta Sound Level Meter. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan bantuan aplikasi IBM SPSS. Hasil. Terdapat hubungan antara usia (p=0,043), pengetahuan K3 (p=0,011), dan kebugaran jasmani (p=0,002) dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi proyek pembangunan Gedung Parkiran Mall Panakukkang Makassar. Sementara itu, riwayat penyakit tidak berhubungan dengan kelelahan kerja (p=0,483). Variabel kebisingan tidak dapat dianalisis secara statistik karena seluruh hasil pengukuran berada pada kategori tidak berisiko. Kesimpulan. Usia, pengetahuan K3, dan kebugaran jasmani berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Riwayat penyakit tidak berhubungan, sedangkan kebisingan berada pada kategori tidak berisiko. Disarankan kepada manajer proyek untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal, menerapkan rotasi tugas pada pekerjaan fisik berat, menyediakan APD yang memadai, serta rutin melaksanakan toolbox meeting, dan kepada pekerja untuk menggunakan APD secara lengkap serta memanfaatkan waktu istirahat secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Kelelahan kerja, faktor individu, pekerja konstruksi, kebisingan, kebugaran jasmani |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 01:34 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 01:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57242 |
