FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI INDONESIA: ANALISIS DATA SKI 2023=FACTORS ASSOCIATED WITH HYPERTENSION AMONG CIVIL SERVANTS IN INDONESIA: ANALYSIS OF THE 2023 INDONESIAN HEALTH SURVEY DATA


SUPODO, AGUSTIA TRININGSIH (2026) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI INDONESIA: ANALISIS DATA SKI 2023=FACTORS ASSOCIATED WITH HYPERTENSION AMONG CIVIL SERVANTS IN INDONESIA: ANALYSIS OF THE 2023 INDONESIAN HEALTH SURVEY DATA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
K011221130-qjRAulYLKvOIBwrD-20260525201529.png

Download (160kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221130-1-2.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221130-dp.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
K011221130-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi besar terhadap angka kesakitan dan kematian di dunia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi hipertensi pada penduduk usia ≥18 tahun sebesar 30,8%. Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk kelompok yang berisiko mengalami hipertensi akibat berbagai faktor gaya hidup, seperti aktivitas fisik yang rendah, pola makan berisiko, obesitas berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan obesitas sentral, kebiasaan merokok, serta konsumsi alkohol. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia berdasarkan data SKI tahun 2023. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Sampel penelitian sebanyak 26.001 responden PNS yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Prevalensi hipertensi pada PNS sebesar 35,3%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik (p=0,001), IMT (p<0,001), obesitas sentral (p<0,001), riwayat merokok (p<0,001), dan konsumsi alkohol (p=0,020) dengan kejadian hipertensi. Sedangkan, wilayah tempat tinggal (p=0,805) dan pola makan berisiko (p=0,609) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa IMT merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian hipertensi (AOR=1,616; 95% CI=1,50–1,73). Kesimpulan: Kejadian hipertensi pada PNS berhubungan dengan aktivitas fisik, IMT, obesitas sentral, riwayat merokok, dan konsumsi alkohol. IMT merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan hipertensi. Diperlukan penguatan upaya promotif dan preventif melalui peningkatan aktivitas fisik, pengendalian status gizi, penghentian merokok, serta penerapan pola hidup sehat untuk menurunkan risiko hipertensi pada PNS.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi; PNS; Obesitas; SKI
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:00
Last Modified: 24 Aug 2026 07:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57219

Actions (login required)

View Item
View Item