AYUNINGTYAS, AMANDA PUTRI (2026) Hubungan Antara Faktor Individu dan Sistem Kerja Terhadap Kelelahan Kerja pada Pekerja Konstruksi di Proyek Pembangunan Gedung Parkiran Mall Panakkukang Makassar=The Relationship Between Individual Factors and Work System on Work Fatigue Among Construction Workers at the Parking Building Construction Project of Mall Panakkukang Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221052-empvsVGZHNCwPBx2-20260513211444.jpeg
Download (584kB)
K011221052-1-2.pdf
Download (215kB)
K011221052-dp.pdf
Download (53kB)
K011221052-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 April 2028.
Download (13MB)
Abstract (Abstrak)
Abstrak AMANDA PUTRI AYUNINGTYAS. Hubungan Antara Faktor Individu dan Sistem Kerja Terhadap Kelelahan Kerja pada Pekerja Konstruksi di Proyek Pembangunan Gedung Parkiran Mall Panakkukang Makassar (dibimbing oleh A. Wahyuni, SKM., M.Kes.) Latar Belakang. Kelelahan kerja merupakan salah satu masalah utama pada pekerja konstruksi yang dapat menurunkan kapasitas fisik, konsentrasi, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Kondisi pekerjaan konstruksi yang melibatkan aktivitas fisik berat, sistem shift, jam kerja panjang, waktu istirahat yang terbatas, serta kualitas tidur yang tidak optimal dapat memicu terjadinya kelelahan kerja pada pekerja. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu (gaya hidup dan kualitas tidur) serta sistem kerja (lama kerja, shift kerja, dan jam istirahat) dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi di Proyek Pembangunan Gedung Parkiran Mall Panakkukang Makassar.Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja konstruksi sebanyak 60 orang dengan teknik exhaustive sampling (total sampling). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil. Terdapat hubungan antara shift kerja (p=0,030), jam istirahat (p=0,040), lama kerja (p=0,040), dan kualitas tidur (p=0,003) dengan kelelahan kerja. Namun, tidak terdapat hubungan antara gaya hidup (p=0,458) dengan kelelahan kerja. Kesimpulan. Faktor sistem kerja dan kualitas tidur memiliki hubungan signifikan dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi, sedangkan gaya hidup tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Kelelahan Kerja, Shift Kerja, Jam Istirahat, Lama Kerja, Kualitas Tidur |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:35 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57204 |
