Faktor-Faktor yang memengaruhi boarding time pasien dari IGD ke ruang rawat inap di RS Stella Maris Makassar=Factors Affecting Patient Boarding time from the Emergency Department to Inpatient Care Rooms at Stella Maris Hospital in Makassar


ANUGRAH, A. SYARIFAH (2026) Faktor-Faktor yang memengaruhi boarding time pasien dari IGD ke ruang rawat inap di RS Stella Maris Makassar=Factors Affecting Patient Boarding time from the Emergency Department to Inpatient Care Rooms at Stella Maris Hospital in Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
K011221044-tVHfcSM6Fw3qK89y-20260602110542.jpg

Download (77kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221044-1-2.pdf

Download (457kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221044-dp.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
K011221044-Fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Boarding time pasien di IGD masih menjadi permasalahan dalam pelayanan rumah sakit karena pasien yang telah diputuskan untuk rawat inap seringkali harus menunggu sebelum dipindahkan ke ruang perawatan. Kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan pasien di IGD sehingga berpotensi menurunkan mutu pelayanan, khususnya ketepatan waktu pelayanan, serta berdampak pada kepuasan pasien. Kondisi serupa juga ditemukan di RS Stella Maris Makassar, dimana pasien yang telah diputuskan untuk rawat inap masih mengalami boarding di IGD sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap. Kondisi ini diduga berkaitan dengan proses pelayanan di IGD maupun proses transfer pasien ke ruang rawat inap. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi boarding time pasien dari IGD ke ruang rawat inap di RS Stella Maris Makassar Tahun 2026. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan fenomenologi melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu transfer pasien adalah 43 menit, dengan 6 pasien mengalami boarding time lebih dari 2 jam. Faktor yang lebih dominan memengaruhi boarding time adalah faktor output, yaitu keterbatasan tempat tidur akibat kelas perawatan penuh dan kamar yang belum ready, serta hambatan pengurusan administrasi rawat inap terkait status kepesertaan pasien dan persetujuan keluarga. Faktor throughput seperti sumber daya manusia, tingkat kegawatdaruratan, pemeriksaan penunjang, konsultasi dokter, dan koordinasi antar unit secara umum tidak menjadi penyebab utama boarding time karena telah berjalan sesuai alur pelayanan, meskipun masih ditemukan potensi misskomunikasi dalam penyampaian informasi antar petugas. Kesimpulan. Boarding time pasien IGD ke ruang rawat inap lebih dipengaruhi oleh faktor output, terutama keterbatasan tempat tidur dan hambatan administrasi rawat inap, sehingga diperlukan penguatan manajemen tempat tidur, optimalisasi bed turnover, dan penguatan koordinasi pelayanan untuk meningkatkan efisiensi transfer pasien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Waktu tunggu; IGD; Rawat Inap; Rumah Sakit
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Aug 2026 06:26
Last Modified: 24 Aug 2026 06:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57198

Actions (login required)

View Item
View Item