MUTIARA, DEWI (2026) Evaluasi Manajemen Pemeliharaan Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Ditinjau Dari Aspek Animal Welfare: Bebas Dari Rasa Sakit Dan Nyeri=Evaluation of Wistar Rat (Rattus norvegicus) Maintenance Management in Terms of Animal Welfare: Freedom from Pain and Distress. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221059-jw3uAQ0IlfkboOnG-20260314202028.jpeg
Download (332kB)
C031221059-1-2.pdf
Download (314kB)
C031221059-dp.pdf
Download (193kB)
C031221059-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 January 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK DEWI MUTIARA. Evaluasi Manajemen Pemeliharaan Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Ditinjau Dari Aspek Animal Welfare: Bebas Dari Rasa Sakit Dan Nyeri (dibimbing oleh Muhammad Ardiansyah Nurdin). Latar belakang. Pemeliharaan yang tidak sesuai prinsip animal welfare dapat menimbulkan stres dan gangguan fisiologis pada tikus Wistar (Rattus norvegicus), yang berdampak pada kesejahteraan hewan dan perubahan profil hematologi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan manajemen pemeliharaan sesuai prinsip animal welfare terhadap profil hematologi tikus Wistar (Rattus norvegicus). Metode Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental kuantitatif menggunakan 24 ekor tikus Wistar yang dibagi ke dalam delapan kelompok perlakuan berdasarkan perbedaan manajemen pemeliharaan. Pemeliharaan dilakukan selama 21 hari, dilanjutkan dengan pemeriksaan profil hematologi pada hari ke-21 dan analisis data secara statistik menggunakan software IBM SPSS. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan profil hematologi antar kelompok perlakuan. Kelompok dengan kepadatan kandang rendah (2 ekor/kandang), penggunaan sekam steril, serta kondisi lingkungan optimal menunjukkan nilai eritrosit dan hemoglobin yang relatif lebih tinggi. Nilai eritrosit tertinggi ditemukan pada kelompok K1 sebesar 4,84 ± 0,11 ×10⁶/µL, sedangkan terendah pada kelompok K2 sebesar 4,20 ± 0,03 ×10⁶/µL. Kadar hemoglobin tertinggi terdapat pada kelompok K4 sebesar 15,35 ± 0,07 g/dL, sedangkan terendah pada kelompok K6 sebesar 12,25 ± 0,17 g/dL. Nilai hematokrit seluruh kelompok masih berada dalam rentang normal, yaitu berkisar antara 38,50 ± 0,70% sampai 44,00 ± 1,41%. Kelompok dengan kepadatan tinggi, sekam non-steril, dan kondisi lingkungan kurang optimal menunjukkan kecenderungan peningkatan neutrophil lymphocyte ratio (NLR) yang mengindikasikan respons stres. Kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan manajemen pemeliharaan sesuai prinsip animal welfare berpengaruh terhadap profil hematologi tikus Wistar. Manajemen pemeliharaan yang baik berperan penting dalam menjaga kesejahteraan hewan laboratorium dan mendukung keandalan hasil penelitian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: animal welfare, hematologi, manajemen hewan lab, neutrofil-limfosit ratio, rattus norvegicus |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 05:43 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 05:43 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57072 |
