INDAH H, PUTRI AISYAH (2026) Analisis Komparatif Resistensi Antibiotik Streptomisin pada Vibriosp. Isolat Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dari Pasar Ritel dan Tambak Budidaya=Comparative Analysis of Streptomycin Antibiotic Resistance in Vibrio sp. Isolated from Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei) Originating from Pasar ritels and Ponds. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221058-6DYe2ZaUlbyjNkAW-20260316110731.jpg
Download (136kB)
C031221058-1-2.pdf
Download (548kB)
C031221058-dp.pdf
Download (269kB)
C031221058-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 February 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Penggunaan antibiotik dalam budidaya udang vaname masih banyak dilakukan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit bakteri, terutama yang disebabkan oleh Vibrio sp. Penggunaan antibiotik yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan resistensi bakteri, yang dapat berdampak pada kegagalan budidaya serta risiko keamanan pangan. Perbedaan lingkungan antara tambak dan pasar ritel diduga memengaruhi tingkat resistensi bakteri terhadap antibiotik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan tingkat resistensi bakteri Vibrio sp. terhadap antibiotik streptomisin pada udang vaname yang berasal dari tambak budidaya dan pasar ritel. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatancross-sectional comparative. Sampel berupa 90 ekor udang vaname, terdiri dari 45 ekor asal tambak dan 45 ekor asal pasar ritel. Isolasi Vibrio sp. dilakukan menggunakan media TCBS, dilanjutkan dengan uji resistensi antibiotik streptomisin menggunakan metode difusi cakram (disc diffusion) pada media Mueller Hinton Agar. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Kruskal–Wallis. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antara kelompok tambak dan pasar ritel. Rata-rata diameter zona hambat pada isolat pasar ritel sebesar 10,63 mm, sedangkan pada isolat tambak sebesar 7,13 mm. Persentase isolat resisten pada tambak (88,89%) lebih tinggi dibandingkan pasar ritel (68,89%). Kesimpulan. solat Vibrio sp. dari udang vaname asal tambak menunjukkan tingkat resistensi terhadap streptomisin yang lebih tinggi dibandingkan isolat dari pasar ritel.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: pasar ritel; resistensi; streptomisin; tambak; vibrio |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 05:42 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 05:42 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57071 |
