Pengaruh Kedalaman Perairan Terhadap Tahanan Kapal Patroli Tipe Planing Hull Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamic = The Effect Of Water Depth On The Resistance Of Planing Hull Patrol Vessels Use Method Computational Fluid Dynamic


Allanuary, Al Alif (2026) Pengaruh Kedalaman Perairan Terhadap Tahanan Kapal Patroli Tipe Planing Hull Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamic = The Effect Of Water Depth On The Resistance Of Planing Hull Patrol Vessels Use Method Computational Fluid Dynamic. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
D091191072-onBUXqveZ1imhJVd-20260423154809.jpeg

Download (126kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D091191072-1-2.pdf

Download (821kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D091191072-dp.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
D091191072-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 April 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Kedalaman suatu perairan sangat mempengaruhi gaya-gaya yang bekerja pada kapal khususnya mengenai tentang tahanan yang terjadi pada kapal, penggunaan CFD sangatlah umum digunakan untuk mendapatkan hasil analisis perhitungan tahanan kapal tipe planing hull. Tujuan. Untuk mengetahui karakteristik tahanan kapal pada berbagai level kedalaman perairan dan untuk mengetahui komponen tahanan yang paling terdampak terhadap perubahan kedalaman perairan. Metode. Simulasi CFD menggunakan software Ansys CFX, simulasi dilakukan berdasarkan protokol pengujian kedalaman perairan Deep (h/T 4), Medium (h/T 2) dan Shallow (h/T 1,4) dengan variasi kecepatan 10, 12,5, 15, 17,5, 20, 25 dan 30 knot. Hasil. Tahanan total yang terjadi pada kecepatan service kapal yaitu 15 knot mengalami peningkatan sebesar 16,69% pada kedalaman perairan Shallow (h/T 1,4) sedangkan peningkatan tahanan total terbesar terjadi pada kecepatan 30 knot di kedalaman perairan Shallow (h/T 1,4). Kedua komponen tahanan (pressure drag dan friction drag) dan nilai lift kedalaman perairan Shallow (h/T 1,4) cenderung lebih besar dibandingan dengan kedalaman perairan Deep (h/T 4) dan Medium (h/T 2). Kesimpulan. Tahanan total pada perairan Medium (h/T 2) terjadi peningkatan rata-rata sebesar (10,02%) x RTDeep dan pada perairan Shallow (h/T 1,4) terjadi peningkatan rata-rata sebesar (18,24%) x RTDeep, begitu juga komponen tahanan kapal (pressure drag dan friction drag) yang juga ikut meningkat dengan berkurang nya kedalaman perairan dengan demikian semakin berkurangnya kedalaman perairan maka akan terjadi peningkatan tahanan total dan peningkatan komponen tahanan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kedalaman perairan; planing hull; drag; lift; tahanan total; Computational Fluid Dynamics
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 30 Jun 2026 05:55
Last Modified: 30 Jun 2026 05:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56319

Actions (login required)

View Item
View Item