RAMDANI, RIA (2026) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe) Dalam Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 32 Makassar = Factors That Influence Compliance In Taking Iron (Fe) Tablets In Preventing Anemia In Adolescent Females At State Middle School 32 Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221222-mqeGV2O1ajt9r8D5-20260305140703.jpg
Download (238kB) | Preview
K011221222-1-2.pdf
Download (163kB)
K011221222-dp.pdf
Download (143kB)
K011221222-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat berdampak pada pertumbuhan, prestasi belajar, serta kesehatan reproduksi. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui program suplementasi tablet zat besi di sekolah. Namun, tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet zat besi masih relatif rendah. Faktor-faktor seperti tingkat pengetahuan, sikap, dukungan sekolah, dan penerimaan tablet zat besi diduga berperan dalam memengaruhi kepatuhan konsumsi tablet zat besi. Tujuan. Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor-faktor berupa tingkat pengetahuan, sikap, dukungan sekolah, dan penerimaan tablet zat besi dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada remaja putri di SMP Negeri 32 Makassar Tahun 2025. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 150 remaja putri yang merupakan siswi kelas VII dan VIII di SMP Negeri 32 Makassar. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi tingkat pengetahuan, sikap, dukungan sekolah, dan penerimaan tablet zat besi, sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan konsumsi tablet zat besi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 14–15 tahun dan mayoritas berasal dari kelas VIII. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (49,3%), sikap negatif terhadap konsumsi tablet zat besi (65,3%), serta dukungan sekolah yang kurang mendukung (88,7%). Meskipun sebagian besar responden telah menerima tablet zat besi (90,7%), tingkat kepatuhan konsumsi tablet zat besi masih tergolong rendah (59,3% tidak patuh). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,224), sikap (p=0,128), dan dukungan sekolah (p=0,758) dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan tablet zat besi dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (p=0,003). Kesimpulan. Penerimaan tablet zat besi merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada remaja putri, sedangkan tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan sekolah tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disarankan kepada pihak sekolah dan tenaga kesehatan untuk memastikan ketersediaan dan pendistribusian tablet zat besi secara rutin serta meningkatkan strategi pendampingan agar kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada remaja putri dapat ditingkatkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | remaja putri; tablet zat besi; kepatuhan; pengetahuan; sikap; dukungan sekolah. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 May 2026 06:59 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:59 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55844 |
