ROMBETASIK, FUTRI MAKIWAN (2026) Persepsi Tentang Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin = Perceptions of Mental Health Among Undergraduate Students in the Faculty of Public Health at Hasanuddin University. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221128-jt8xNkG5T9HzQSP2-20260128095923.jpg
Download (289kB) | Preview
K011221128-1-2.pdf
Download (261kB)
K011221128-dp.pdf
Download (204kB)
K011221128-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kesehatan mental merupakan komponen krusial yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam menyesuaikan diri, menghadapi tuntutan akademik, dan menjalin interaksi sosial yang positif. Meski demikian, berbagai faktor seperti rendahnya pengetahuan terkait kesehatan mental, adanya stigma, serta keterbatasan akses layanan membuat sebagian mahasiswa tidak mampu mengenali gejala awal gangguan mental. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa program sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Metode. Studi ini menerapkan desain deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 199 mahasiswa semester awal angkatan 2024 sebagai responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah melewati proses validasi oleh ahli. Pengisian kuesioner dilakukan secara langsung dengan mendatangi setiap kelas dan menunggu hingga seluruh responden menyelesaikan pengisian, guna memastikan bahwa kuesioner diisi secara mandiri oleh responden yang bersangkutan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. Hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi kerentanan mahasiswa terhadap gangguan kesehatan mental berada pada kategori cukup tinggi, menandakan adanya kesadaran terhadap kemungkinan terjadinya stres, kecemasan, dan depresi. Persepsi keparahan juga tergolong tinggi, menunjukkan bahwa mahasiswa memahami konsekuensi serius gangguan mental terhadap performa akademik dan kesejahteraan individu. Persepsi hambatan masih tampak menonjol, mencakup rasa enggan, stigma sosial, kurangnya akses terhadap informasi, serta terbatasnya layanan konseling. Di sisi lain, persepsi manfaat berada dalam kategori baik, di mana mahasiswa meyakini bahwa langkah pencegahan dan konseling dapat memberikan keuntungan bagi kualitas hidup dan keberhasilan studi. Kesimpulan. Mahasiswa menunjukkan pemahaman yang cukup terkait risiko dan dampak kesehatan mental, namun masih dihadapkan pada berbagai kendala dalam mencari bantuan profesional. Dengan demikian, diperlukan layanan konseling yang lebih mudah dijangkau dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, disertai dengan upaya sistematis untuk menurunkan stigma melalui program edukasi kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | persepsi; kesehatan mental; mahasiswa; health belief model; pencarian bantuan |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 May 2026 01:41 |
| Last Modified: | 12 May 2026 01:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55821 |
