Analisis Hasil Pengujian Gas Terlarut Untuk Identifikasi Gangguan Pada Transformator Daya Furnace 4 A2T10 PT. Vale Indonesia = Analysis of Dissolved Gas Test Results for Fault Identification in the Furnace 4 A2T10 Power Transformer at PT. Vale Indonesia


NUR, REYHAN SYAHREZA (2026) Analisis Hasil Pengujian Gas Terlarut Untuk Identifikasi Gangguan Pada Transformator Daya Furnace 4 A2T10 PT. Vale Indonesia = Analysis of Dissolved Gas Test Results for Fault Identification in the Furnace 4 A2T10 Power Transformer at PT. Vale Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D041211076-Cover.jpg

Download (326kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
D041211076-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (983kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D041211076-dp(FILEminimizer).pdf

Download (161kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D041211076-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

REYHAN SYAHREZA NUR. Analisis Hasil Pengujian Gas Terlarut Untuk Identifikasi Gangguan Pada Transformator Daya Furnace 4 A2T10 PT. Vale Indonesia (Dibimbing oleh Tajuddin Waris) Latar Belakang. Transformator daya merupakan komponen vital dalam sistem kelistrikan industri, termasuk pada proses peleburan di Furnace 4 PT Vale Indonesia. Keandalan transformator sangat dipengaruhi oleh kondisi isolasi minyak dan kertas. Dissolved Gas Analysis (DGA) digunakan untuk mendeteksi dini gangguan internal seperti pemanasan berlebih, pelepasan parsial, dan arcing, namun interpretasinya dipengaruhi oleh dinamika pembentukan gas dan keterbatasan metode analisis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi transformator Furnace 4 A2T10 berdasarkan pengujian DGA dari delapan sampel minyak isolasi yang diambil pada periode 30 April–5 Juni 2025 serta membandingkan akurasi metode Gas Kunci, Rasio Roger, Segitiga Duval, dan Duval Pentagon terhadap kondisi aktual transformator. Metode. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan menganalisis gas H₂, CH₄, C₂H₆, C₂H₄, C₂H₂, dan CO. Hasil dari masing-masing metode interpretasi dibandingkan untuk memperoleh diagnosis gangguan yang paling representatif, disertai evaluasi tren gas dan pengaruh sirkulasi oli. Hasil. Hasil menunjukkan bahwa meskipun nilai Total Dissolved Combustible Gas relatif rendah, konsentrasi asetilena terdeteksi stabil pada tingkat signifikan. Asetilena mengindikasikan terjadinya arcing. Gas Kunci mengarah pada campuran gangguan termal dan elektrik, Rasio Roger tidak teridentifikasi pada beberapa sampel, Segitiga Duval menunjukkan zona D2 dan DT, sedangkan Duval Pentagon secara konsisten mengklasifikasikan seluruh sampel sebagai gangguan D2. Kesimpulan. Transformator A2T10 mengalami indikasi arcing internal sebagai gangguan dominan, dengan Duval Pentagon sebagai metode interpretasi paling stabil dan akurat. Pemantauan DGA berkala dan tindakan mitigasi diperlukan untuk menjaga keandalan transformator.

Keyword : Dissolved Gas Analysis (DGA), Transformator Daya, Arcing, Duval Pentagon, Gas Terlarut, Pemeliharaan Prediktif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dissolved Gas Analysis (DGA), Power Transformer, Arcing, Duval Pentagon, Dissolved Gas, Predictive Maintenance.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 06 May 2026 06:55
Last Modified: 06 May 2026 06:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55751

Actions (login required)

View Item
View Item