KAJIAN LINTAS BUDAYA TERHADAP SISTEM PENAMAAN KELUARGA: MYŌUJI JEPANG DAN TAROMBO BATAK = A CROSS-CULTURAL STUDY OF FAMILY NAMING SYSTEMS: JAPANESE MYŌUJI AND BATAK TAROMBO


NABABAN, PANDER JOSUA (2026) KAJIAN LINTAS BUDAYA TERHADAP SISTEM PENAMAAN KELUARGA: MYŌUJI JEPANG DAN TAROMBO BATAK = A CROSS-CULTURAL STUDY OF FAMILY NAMING SYSTEMS: JAPANESE MYŌUJI AND BATAK TAROMBO. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F081211031-9Izp7SVR3tbBjvfi-20260331114250.jpg

Download (148kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F081211031-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F081211031-dp.pdf

Download (605kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F081211031-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian Penelitian ini mengkaji sistem penamaan keluarga dalam perspektif lintas budaya dengan membandingkan myōji dalam masyarakat Jepang dan tarombo dalam masyarakat Batak. Sistem penamaan keluarga dipahami bukan hanya sebagai identitas individual, tetapi juga sebagai konstruksi sosial dan budaya yang terbentuk melalui proses historis panjang serta merefleksikan struktur kekerabatan, nilai adat, dan dinamika sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan latar belakang historis, perkembangan, dan fungsi sosial dari kedua sistem penamaan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif berpendekatan deskriptif-komparatif melalui studi pustaka terhadap buku, artikel jurnal, dan sumber ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa myōji di Jepang berkembang dari penanda status sosial dan politik pada masa feodal menjadi identitas hukum yang dilembagakan melalui sistem pencatatan keluarga (koseki) dalam negara modern, sedangkan tarombo Batak berakar pada tradisi lisan dan sistem kekerabatan patrilineal yang berfungsi sebagai dasar pengaturan relasi sosial, legitimasi adat, serta pembentukan identitas kolektif. Meskipun keduanya sama-sama bersifat patrilineal dan berperan penting menjaga kesinambungan garis keturunan, perbedaan konteks sejarah dan budaya menghasilkan perbedaan dalam mekanisme pewarisan dan fungsi sosialnya. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa sistem penamaan keluarga merupakan produk budaya yang dinamis dan mencerminkan cara masyarakat membangun identitas, mempertahankan nilai, serta beradaptasi terhadap perubahan sosial.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Myōji Jepang, tarombo Batak, sistem penamaan keluarga, kajian lintas budaya, historiografi.
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Apr 2026 05:39
Last Modified: 29 Apr 2026 05:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55482

Actions (login required)

View Item
View Item