SOEMARNO, VIERYNA WIDYATUTI (2025) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS STIMULASI THETA DAN ALPHA BINAURAL BEATS AUDITORY TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN TENSION TYPE HEADACHE = COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS OF THETA AND ALPHA BINAURAL BEATS AUDITORY STIMULATION ON CHANGES IN PAIN INTENSITY IN PATIENTS WITH TENSION-TYPE HEADACHE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C155212015-4J2wnzYrjNutHiE3-20251001105858.jpg
Download (403kB) | Preview
C155212015-1-2.pdf
Download (1MB)
C155212015-dp.pdf
Download (913kB)
C155212015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 September 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Tension-type headache (TTH) atau sakit kepala tipe tegang merupakan bentuk paling umum dari nyeri kepala primer yang secara signifikan memengaruhi kualitas hidup, produktivitas, dan kesejahteraan psikososial. Terapi farmakologis masih menjadi pilihan utama, namun berisiko menimbulkan efek samping serta sakit kepala akibat penggunaan obat berlebih. Stimulasi auditorik binaural beat, khususnya pada frekuensi alfa (8– 13 Hz) dan teta (4–7 Hz), telah diusulkan sebagai terapi komplementer yang aman dan non-invasif. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas binaural beat frekuensi alfa dan teta dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien TTH. Metode : Penelitian eksperimental komparatif ini dilaksanakan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, melibatkan 54 pasien dengan diagnosis TTH berdasarkan kriteria ICHD-3. Peserta secara acak dibagi menjadi tiga kelompok: binaural beat teta (n=18), binaural beat alfa (n=18), dan kontrol (n=18). Kedua kelompok intervensi menerima stimulasi binaural beat selama 30 menit setiap hari selama tujuh hari berturut-turut, selain terapi standar berupa parasetamol 500 mg tiga kali sehari. Hasil : Seluruh kelompok menunjukkan penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah intervensi (p<0,001). Kelompok binaural beat teta maupun alfa mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol (p<0,001). Namun, tidak ditemukan perbedaan bermakna antara kelompok binaural beat teta dan alfa (p=0,78). Kesimpulan : Stimulasi binaural beat pada frekuensi teta maupun alfa yang dikombinasikan dengan terapi standar lebih efektif menurunkan intensitas nyeri dibandingkan terapi standar saja pada pasien TTH. Temuan ini mendukung penggunaan binaural beat sebagai terapi komplementer yang menjanjikan untuk manajemen nyeri pada TTH.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tension-type Headache, Binaural Beats, Frekuensi Alpha, Frekuensi Theta, Manajemen Nyeri |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Saraf |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 00:11 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 00:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55193 |
