WAHYUNI, WAHYUNI (2025) Akuntansi Keberlanjutan Organisasi Muhammadiyah: Sebuah Pendekatan Religius = Sustainability Accounting Of Muhammaduyah Organization: An Approach Religious. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
A023202002-Cover.jpg
Download (290kB) | Preview
A023202002-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (765kB)
A023202002-dp(FILEminimizer).pdf
Download (681kB)
A023202002-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 8 April 2028.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
WAHYUNI. Akuntansi Keberlanjutan Organisasi Muhammadiyah: Sebuah Pendekatan Religius. (dibimbing oleh Asri Usman dan Syarifuddin). Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi model akuntansi keberlanjutan yang diterapkan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya di Sulawesi Selatan, dengan perspektif religiusitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma postmodernisme, objek penelitian di Universitas Muhammadiyah Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan pimpinan dan pengelola sumber daya manusia, observasi partisipatif terhadap aktivitas keberlanjutan, serta studi dokumentasi berupa laporan keberlanjutan, arsip, dan materi komunikasi organisasi. Analisis data dilakukan secara iteratif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi sumber, metode, dan peneliti untuk memastikan validitas dan kredibilitas temuan. Pendekatan normatif digunakan untuk mengoreksi pilar sosial dalam akuntansi keberlanjutan dengan memasukkan nilai moral dan etika Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Universitas Muhammadiyah Makassar menerapkan praktik akuntansi keberlanjutan yang mengintegrasikan indikator sosial, ekonomi dan lingkungan GRI dengan nilai-nilai Islam dan fatwa Muhammadiyah. Praktik ini mencakup perekrutan dan pengelolaan SDM yang transparan, adil, dan profesional, pelatihan etika kerja Islami, perlindungan hak asasi manusia, pemberdayaan masyarakat lokal, dan tanggung jawab atas produk pendidikan. Mekanisme pengaduan diskriminasi dan pelanggaran HAM tersedia dengan perlindungan pelapor. Namun, terdapat keterbatasan seperti belum adanya kebijakan tertulis eksplisit terkait beberapa indikator GRI, pelatihan HAM bagi pemasok yang belum optimal, tingginya turnover SDM, kebijakan ekonomi dan Pengelolaan lingkungan dan cakupan penelitian yang terbatas pada satu perguruan tinggi sehingga hasil tidak dapat digeneralisasi. Penelitian ini orisinal karena mengembangkan konsep akuntansi keberlanjutan dengan menambahkan dimensi religius dan benefit pada kerangka triple bottom line, serta menggunakan pendekatan postmodernisme untuk mendekonstruksi praktik yang ada. Integrasi nilai-nilai Islam dan fatwa Muhammadiyah memberikan koreksi normatif yang memperkaya dimensi GRI dalam akuntansi keberlanjutan, menjadikannya lebih autentik dan berkeadilan. Temuan ini menjadi referensi penting bagi organisasi profit dan nonprofit dalam mengimplementasikan keberlanjutan yang berlandaskan nilai religius.
Kata kunci: Akuntansi Keberlanjutan, Global Reporting Initiative (GRI), Nilai Religius, Fatwa Muhammadiya, Pendekatan Normatif
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akuntansi Keberlanjutan, Global Reporting Initiative (GRI), Nilai Religius, Fatwa Muhammadiya, Pendekatan Normatif. |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ekonomi > Ilmu Akuntasi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:48 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55060 |
