Pemanfaatan Limbah Kopi (Coffea canephora) dalam Bentuk Green dan Black Bean sebagai Adsorben untuk Mereduksi Zat Logam Tembaga (Cu) = Utilization of Coffee Waste (Coffea Canephora) in the Form of Green and Black Beans as an Adsorbent to Reduce Copper (Cu) Heavy Metals


MAHARANI, AZ-ZAHRA DIVA (2025) Pemanfaatan Limbah Kopi (Coffea canephora) dalam Bentuk Green dan Black Bean sebagai Adsorben untuk Mereduksi Zat Logam Tembaga (Cu) = Utilization of Coffee Waste (Coffea Canephora) in the Form of Green and Black Beans as an Adsorbent to Reduce Copper (Cu) Heavy Metals. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D131211051-yL9mRApG6FZfsard-20251215092308.jpg

Download (345kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
D131211051-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D131211051-dp.pdf

Download (128kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D131211051-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 November 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Kopi robusta (Coffea canephora) merupakan salah satu jenis kopi yang paling banyak digunakan pada industri food and beverages (F&B) sebagai bahan utama dalam pembuatan berbagai menu makanan maupun minuman. Kandungan lignoselulosa yang tinggi pada coffea canephora memiliki potensi untuk dijadikan sebagai adsorben dalam bentuk karbon aktif untuk penyerapan logam tembaga (Cu) yang efektif, ramah lingkungan, dan biaya yang relatif murah.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan limbah coffea canephora sebagai adsorben karbon aktif yang dapat menyerap logam berat tembaga (Cu) dalam air limbah dengan melakukan pengujian karakteristik adsorben coffea canephora berdasarkan SNI 06 3730-1995, serta mengetahui perbandingan efektivitas adsorben coffea canephora antara green dan black bean dalam menyisihkan kandungan logam berat Cu pada air limbah. Metode. Pembuatan adsorben coffea canephora dilakukan pada suhu karbonisasi 300°C. Pembuatan larutan artifisial 300 ppm logam berat tembaga (Cu) dengan melarutkan Cu(No3)2 100%. Pengujian efektivitas adsorben dilakukan dengan variasi massa bioadsorben 2 gram, 4 gram, 6 gram, dan waktu kontak 6, 12, dan 24 jam untuk masing-masing sampel green dan black bean. Kadar Cu diukur menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil. Pengujian karakteristik adsorben coffea canephora menunjukkan nilai rendemen sebesar 53,393% pada green bean dan 52,252% pada black bean. Nilai kadar air sebesar 4,081% pada green bean, dan 3,172% pada black bean. Nilai kadar abu sebesar 3,541% pada green bean, dan 4,329% pada black bean. Nilai kadar volatil sebesar 14,728% pada green bean, dan 11,937% pada black bean. Dan nilai kadar karbon terikat sebesar 77,650% pada green bean dan 80,562% pada black bean. Pengujian pengaruh waktu kontak terhadap efektifitas adsorpsi menunjukkan nilai tertinggi pada waktu kontak 24 jam, sebesar 90,09% untuk green bean dan 88,63% untuk black bean. Pengujian pengaruh variasi massa teradap efektivitas adsorpsi menunjukkan nilai tertinggi pada variasi massa 6 gram yaitu sebesar 91,84% untuk green bean dan 90,31% untuk black bean. Kesimpulan. Limbah coffea canephora memiliki potensi sebagai adsorben untuk penyerapan logam tembaga (Cu) karna tingginya kandungan lignoselulosa didalamnya. Karakteristik adsorben coffea canephora telah memenuhi standar SNI 06-3730-1995 tentang Arang Aktif Teknis, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pengolahan air limbah yang murah dan ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Coffea canephora, adsorben, adsorpsi, logam berat tembaga (Cu), atomic absorption spectrophotometry (AAS)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 11 Mar 2026 05:34
Last Modified: 11 Mar 2026 05:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54633

Actions (login required)

View Item
View Item