BAKHRI, NUR FAISYAH (2025) KARAKTERISASI DAN PENGARUH PENAMBAHAN ANTIOKSIDAN KULIT BUAH NAGA (Hylocereus Polyrhizus) TERHADAP PENYIMPANAN BIODIESEL B40 = CHARACTERIZATION AND EFFECT OF DRAGON FRUIT (Hylocereus Polyrhizus) PEEL ANTIOXIDANT ADDITION ON B40 BIODIESEL STORAGE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D021211029-dvbAXLFPmrKEMq4G-20260102231645.jpg
Download (364kB) | Preview
D021211029-1-2.pdf
Download (845kB)
D021211029-dp.pdf
Download (390kB)
D021211029-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 November 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
NUR FAISYAH BAKHRI. Karakterisasi dan Pengaruh Penambahan Antioksidan Kulit Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) terhadap Penyimpanan Biodiesel B40 (Dibimbing oleh Dr. Eng Novriany Amaliyah, ST., MT) Latar Belakang. Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang dapat menggantikan solar, namun memiliki kelemahan pada stabilitas oksidasi selama penyimpanan akibat tingginya kandungan asam lemak tak jenuh. Oksidasi dapat menyebabkan penurunan nilai kalor, peningkatan viskositas, serta perubahan warna dan pembentukan senyawa peroksida yang menurunkan kualitas bahan bakar. Penambahan antioksidan alami seperti ekstrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) diharapkan mampu memperlambat proses oksidasi biodiesel. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk kulit buah naga sebagai sumber antioksidan alami terhadap karakteristik fisik, kimia, dan pembakaran biodiesel B40 selama penyimpanan. Metode. Penelitian dilakukan dengan menyimpan biodiesel B40 selama 90 hari dalam dua kondisi, yaitu suhu ruang (±29°C) dan luar ruangan dengan penyinaran sinar ultraviolet (±34°C). Serbuk kulit buah naga ditambahkan dengan variasi konsentrasi 50, 100, dan 150 ppm. Parameter yang diuji meliputi nilai kalor, densitas, viskositas, titik nyala, analisis gugus fungsi menggunakan FTIR, serta karakteristik pembakaran seperti temperatur nyala api, burning rate, dan ignition delay. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan antioksidan alami dari kulit buah naga berpengaruh terhadap kestabilan biodiesel selama penyimpanan. Konsentrasi 50 ppm memberikan hasil paling optimal dengan nilai kalor tertinggi 40,521 kJ/kg (suhu ruang) dan 41,294 kJ/kg (UV), titik nyala meningkat hingga 62°C dan 58°C, serta viskositas dan densitas yang lebih stabil. Analisis FTIR menunjukkan penurunan intensitas gugus C=O dan C–O serta peningkatan gugus O–H yang menandakan berkurangnya pembentukan senyawa hasil oksidasi. Karakteristik pembakaran terbaik juga diperoleh pada konsentrasi 50 ppm dengan temperatur nyala api tertinggi 526,9°C dan burning rate terendah 0,139 mm²/s. Kesimpulan. Penambahan serbuk kulit buah naga sebagai antioksidan alami efektif meningkatkan stabilitas oksidatif biodiesel B40 selama penyimpanan. Konsentrasi optimum diperoleh pada 50 ppm, yang mampu memperlambat degradasi oksidatif serta mempertahankan karakteristik pembakaran yang stabil.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | biodiesel B40, antioksidan alami, kulit buah naga, stabilitas oksidasi, karakteristik pembakaran. |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 02:16 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 02:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54578 |
