MANURUN, TYVENILZEFI (2025) Gambaran Perilaku Digital self-harm pada Remaja di Kota Makassar = Overview of Digital Self-Harm Behavior among Adolescents in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011221043-L0pIVfG7j8n52lKR-20260106144453.png
Download (108kB) | Preview
R011221043-1-2.pdf
Download (265kB)
R011221043-dp.pdf
Download (185kB)
R011221043-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 December 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Tyvenilzefi Manurun R011221043. GAMBARAN PERILAKU DIGITAL SELF-HARM PADA REMAJA DI KOTA MAKASSAR. Dibimbing oleh Nurlalila Fitriani Latar Belakang dan Tujuan: Perilaku digital self-harm merupakan fenomena yang muncul seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku digital self-harm pada remaja di Kota Makassar, termasuk karakteristik demografi dan pola perilaku yang muncul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 364 siswa SMP yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Digital Self-Harm Inventory (DSI-8) dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Mayoritas responden berusia 13–14 tahun (73,1%), perempuan (57,4%), dan aktif menggunakan TikTok (76,9%) dan Instagram (68,7%). Skor rata-rata digital self-harm adalah 12,65 (SD=4,377). Dimensi External Self-Image Harm memiliki skor rata-rata sebesar 6,75, sedangkan Inner Self-Emotional Harm sebesar 5,89. Analisis per item menunjukkan bahwa bentuk digital self-harm yang paling sering dilakukan adalah ekspresi emosi negatif terhadap diri sendiri secara verbal, seperti kekecewaan, kemarahan, dan frustrasi. Sebaliknya, perilaku visual ekstrem seperti mengunggah foto berdarah atau luka tubuh relatif jarang dilakukan. Kesimpulan: Perilaku digital self-harm pada remaja di Makassar cenderung bersifat emosional dan verbal, bukan fisik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam membuat program kesehatan mental berbasis sekolah untuk meningkatkan literasi digital dan regulasi emosi remaja. Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor risiko psikososial yang berhubungan dengan digital self-harm menggunakan desain analitik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Remaja, Digital Self-Harm, Media Sosial, Kesehatan Mental |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 06:35 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 06:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54440 |
