Hubungan Konsumsi Kafein Terhadap Fungsi Kognitif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2022 = The Relationship Between Caffeine Consumption and Cognitive Function Among Medical Students of Hasanuddin University Class of 2022.


WINZA, FAIQHA ANINDYA (2025) Hubungan Konsumsi Kafein Terhadap Fungsi Kognitif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2022 = The Relationship Between Caffeine Consumption and Cognitive Function Among Medical Students of Hasanuddin University Class of 2022. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011221301-Cover.jpg

Download (349kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C011221301-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (341kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011221301-dp(FILEminimizer).pdf

Download (255kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011221301-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 25 October 2027.

Download (771kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat yang banyak dikonsumsi mahasiswa untuk meningkatkan konsentrasi dan mengurangi rasa kantuk. Namun, konsumsi kafein berlebih dapat menimbulkan gangguan fisiologis dan diduga berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif. Mahasiswa kedokteran termasuk kelompok dengan tingkat konsumsi kafein tinggi karena aktivitas akademik yang padat. Tujuan. Mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi kafein dengan fungsi kognitif pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2022. Metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 221 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Tingkat konsumsi kafein diukur menggunakan kuesioner yang telah divalidasi, sedangkan fungsi kognitif diukur menggunakan Cognitive Failure Questionnaire (CFQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil. Mayoritas responden memiliki konsumsi kafein kategori rendah (85%) dan sebagian kecil memiliki konsumsi berlebih (1,4%). Fungsi kognitif sebagian besar berada pada kategori rendah (57%) dan sangat rendah (38%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,163 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat konsumsi kafein dan penurunan fungsi kognitif pada mahasiswa. Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan signifikan antara konsumsi kafein dan fungsi kognitif mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2022. Meskipun demikian, edukasi mengenai batas aman konsumsi kafein tetap diperlukan untuk mencegah efek samping jangka panjang.

Kata kunci: kafein; fungsi kognitif; CFQ; mahasiswa kedokteran; konsumsi kopi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Caffeine; cognitive function; CFQ; medical students; coffee consumption.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 04 Mar 2026 00:29
Last Modified: 04 Mar 2026 00:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54299

Actions (login required)

View Item
View Item