TENRI, ANDI ALIFAH KULTSUM UMNIYAH (2026) Analisis Determinan Kelelahan Kerja Pada Aircraft Maintenance Engineer Di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar = Analysis Of Work Fatigue Determinants In Aircraft Maintenance Engineer At Sultan Hasanuddin International Airport Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K032232017-BfLW2eqTJvMkm7Rn-20260120222026.jpg
Download (562kB) | Preview
K032232017-dp.pdf
Download (172kB)
K032232017-1-2.pdf
Download (370kB)
K032232017-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 January 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
kecelakaan dan kelelahan yang dialami 32,8% pekerja, sementara di industri penerbangan, kekurangan teknisi dan sistem kerja shift 24 jam meningkatkan risiko kelelahan yang berdampak pada keselamatan dan kualitas pemeliharaan pesawat.Tujuan: Mengetahui pengaruh determinan kelelahan kerja (usia, masa kerja, kualitas tidur, beban kerja fisik, beban kerja mental, status gizi, status pernikahan, dan kebiasaan merokok) pada Aircraft Maintenance Engineer Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif cross sectional terhadap 106 dari 145 Aircraft Maintenance Engineer di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, menggunakan kuesioner KAUPK2, NASA-TLX, PSQI, serta alat ukur pulse oximeter dan IMT, dengan analisis chi-square dan regresi logistik melalui SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara beberapa variabel dengan kelelahan kerja, yaitu usia (p=0.001), masa kerja (p=0.002), kebiasaan merokok (p=0.000), kualitas tidur (p=0.002), status pernikahan (p=0.000), beban kerja fisik (p=0.000), dan beban kerja mental (p=0.008), sedangkan status gizi tidak signifikan (p=0.349). Model regresi logistik terbukti layak (p=0.000) dan mampu menjelaskan 47,6% variasi kelelahan kerja, dengan variabel paling berpengaruh yaitu usia, status pernikahan, beban kerja fisik, dan kebiasaan merokok. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelelahan kerja pada Aircraft Maintenance Engineer dipengaruhi secara signifikan oleh usia, kebiasaan merokok, beban kerja fisik, dan status pernikahan, sehingga pengelolaan beban kerja, peningkatan kualitas hidup, dan dukungan keseimbangan kerja-keluarga perlu menjadi prioritas.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kelelahan kerja, Aircraft Maintenance Engineer, beban kerja fisik, kebiasaan merokok, status pernikahan |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 01:09 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 01:09 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54128 |
