NURAZIZAH, NURAZIZAH (2025) ANALISIS MAKNA DAN FILOSOFI KARAKTER HANZI PADA TOKOH UTAMA DALAM FILM 哆啦A梦 : TINJAUAN SEMANTIK = Analysis of the Meaning and Philosophical Aspects of Hanzi Characters on the Main Character in the Film Doraemon: A Semantic Review. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F091211005-Cover.jpg
Download (452kB) | Preview
F091211005-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (302kB)
F091211005-dp(FILEminimizer).pdf
Download (146kB)
F091211005-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 22 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan menganalisis makna denotatif, konotatif, dan filosofis karakter Hanzi pada nama tokoh utama dalam film 哆啦A梦 Stand By Me versi Mandarin serta membandingkannya dengan makna Kanji pada versi Jepang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis nama tokoh berdasarkan teori semantik Kaelan (2013). Data primer yang digunakan adalah nama lima tokoh utama Doraemon (哆啦A梦), Nobita (野比大雄), Shizuka (源静香), Suneo (骨川小夫), dan Gian (刚田武) yang diperoleh melalui observasi adegan dan dialog film. Data sekunder berupa kamus bahasa Mandarin dan Jepang, buku, jurnal, artikel, serta penelitian relevan lainnya digunakan sebagai pelengkap. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi radikal dan komponen Hanzi, menafsirkan makna denotatif, mengkaji makna konotatif dan filosofis, serta membandingkannya dengan versi Kanji Jepang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap nama tokoh memiliki lapisan makna yang mencerminkan kepribadian, peran, dan nilai budaya. Pada versi Mandarin, Hanzi lebih menonjolkan harmoni, dukungan sosial, dan potensi pengembangan diri sesuai filosofi Tiongkok. Sementara pada versi Jepang, Kanji lebih menekankan identitas personal, simbol tradisi, dan nilai ketekunan khas budaya Jepang. Perbedaan ini menunjukkan adanya adaptasi makna lintas budaya yang dipengaruhi oleh konteks linguistik dan sosial masing-masing negara. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian semantik lintas budaya serta menjadi referensi bagi pembelajaran bahasa dan budaya Mandarin – Jepang melalui media populer seperti Doraemon.
Keyword : Hanzi, Kanji, semantik, makna denotatif, makna konotatif, makna filosofis, Doraemon.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hanzi, Kanji, semantics, denotative meaning, connotative meaning, philosophical meaning, Doraemon. |
| Subjects: | P Language and Literature > PQ Romance literatures |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 00:17 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 00:17 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53720 |
