Evaluasi Proses Dokumentasi Koleksi Arkeologi di Gedung M Museum La Galigo (Proses Identifikasi, Registrasi dan Inventarisasi Koleksi) = Evaluation of the Archaeological Collection Documentation Process at Building M of La Galigo Museum (Identification, Registration, and Inventory Process of Collections)


MUDIN, NAFA (2025) Evaluasi Proses Dokumentasi Koleksi Arkeologi di Gedung M Museum La Galigo (Proses Identifikasi, Registrasi dan Inventarisasi Koleksi) = Evaluation of the Archaeological Collection Documentation Process at Building M of La Galigo Museum (Identification, Registration, and Inventory Process of Collections). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F071201020-Cover.jpg

Download (284kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F071201020-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (352kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F071201020-dp(FILEminimizer).pdf

Download (151kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F071201020-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 28 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Dokumentasi koleksi merupakan elemen krusial dalam pengelolaan museum, khususnya dalam menjaga nilai ilmiah dan budaya artefak arkeologi. Museum La Galigo di Makassar, sebagai institusi pelestari warisan budaya Sulawesi Selatan, masih menghadapi kendala dalam praktik dokumentasi koleksi, terutama pada tahap identifikasi, registrasi, dan inventarisasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana dokumentasi koleksi arkeologi di Gedung M mampu merepresentasikan nilai arkeologis dan konteks budaya koleksi kepada publik. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi lapangan, dan kuesioner. Temuan menunjukkan bahwa proses identifikasi belum sepenuhnya mencakup konteks budaya, registrasi bersifat administratif tanpa narasi interpretatif, dan inventarisasi telah dilakukan digitalisasi tetapi dengan pembaruan data yang terbatas. Hasil ini mengindikasikan bahwa dokumentasi belum optimal mendukung fungsi edukatif dan interpretatif museum. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pentingnya dokumentasi kontekstual dan sistem informasi berbasis digital dalam proses pengelolaan koleksi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya peningkatan kapasitas SDM, integrasi sistem pencatatan, serta pembaruan basis data koleksi. Peneliti selanjutnya disarankan mengeksplorasi hubungan antara kualitas dokumentasi dan persepsi pengunjung terhadap narasi budaya yang dibangun museum.

Keyword : Dokumentasi Koleksi, Artefak Arkeologi, Identifikasi, Registrasi, Inventarisasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Collection Documentation, Archaeological Artifacts, Identification, Registration, Cataloguing.
Subjects: P Language and Literature > PQ Romance literatures
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 18 Feb 2026 02:56
Last Modified: 18 Feb 2026 02:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53649

Actions (login required)

View Item
View Item