SEJARAH PEMBANGUNAN TAMAN MINI SULAWESI SELATAN : REVITALISASI BENTENG SOMBA OPU 1989-2000 = HISTORY OF THE DEVELOPMENT OF SOUTH SULAWESI MINIATURE PARK: REVITALIZATION OF SOMBA OPU FORT 1989-2000


Riswan, Riswan (2025) SEJARAH PEMBANGUNAN TAMAN MINI SULAWESI SELATAN : REVITALISASI BENTENG SOMBA OPU 1989-2000 = HISTORY OF THE DEVELOPMENT OF SOUTH SULAWESI MINIATURE PARK: REVITALIZATION OF SOMBA OPU FORT 1989-2000. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F061191022-Cover.jpeg

Download (82kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F061191022-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F061191022-dp(FILEminimizer).pdf

Download (960kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F061191022-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 10 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini mengkaji proses revitalisasi Benteng Somba Opu melalui proyek miniatur sulawesi pada periode 1989-2000. Benteng Somba Opu merupakan situs sejarah penting yang merepresentasikan identitas sejarah dan budaya masyarakat sulawesi selatan. Namun, sempat mengalami penelantaran dan degradasi fungsi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang revitalisasi, menganalisis tujuan pembangunan proyek miniatur Sulawesi serta mengevaluasi dampaknya terhadap isu sosial kawasan Benteng Somba Opu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pengumpulan sumber dengan menggunakan pendekatan sejarah pariwisata. Data dikumpulkan melalui studi arsip, dokumen pemerintahan, wawancara dengan pelaku sejarah serta observasi lapangan. Analisis dilakukan secara deskriptif kritis untuk menelusuri dinamika kebijakan, aktor yang terlibat serta transformasi situs pasca revitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Benteng Somba Opu direvitalisasi karena kondisinya yang terabaikan, mengalami kerusakan fisik, dan kehilangan fungsi historisnya sebagai simbol kejayaan maritim Kerajaan Gowa. Revitalisasi ini juga didorong oleh visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menghidupkan kembali situs tersebut sebagai pusat edukasi, pelestarian budaya, dan destinasi wisata yang merepresentasikan keberagaman etnis Sulawesi Selatan. Temuan penelitian mengungkap bahwa melalui proyek Taman Mini Sulawesi Selatan (1989–2000), kawasan ini berhasil dibangun ulang dengan 23 replika rumah adat, baruga, museum Karaeng Pattingalloang, panggung seni, dan pasar seni. Revitalisasi mengubah Benteng Somba Opu dari ruang terbengkalai menjadi ruang budaya aktif yang memadukan nilai sejarah dengan fungsi sosialekonomi. Namun, pelaksanaannya menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran, pendekatan top-down, serta perubahan fungsi ruang yang belum sepenuhnya sesuai dengan konsep awal.

Kata Kunci : Revitalisasi Budaya, Benteng Somba Opu, Taman Mini Sulawesi Selatan, Partisipasi Komunitas, Fungsi Sosial.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Revitalization, Fort Somba Opu, Taman Mini South Sulawesi, cultural heritage, social function, community participation.
Subjects: P Language and Literature > PQ Romance literatures
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 13 Feb 2026 06:24
Last Modified: 13 Feb 2026 06:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53560

Actions (login required)

View Item
View Item