Seni Grafiti di Kalangan Mahasiswa: Ruang Ekspresi Perlawanan Mahasiswa Terhadap Kebijakan Kampus = Graffiti Art Among Students: A Space for Student Resistance Against Campus Policies


MALLISA, ASTRELLA FELICIA (2025) Seni Grafiti di Kalangan Mahasiswa: Ruang Ekspresi Perlawanan Mahasiswa Terhadap Kebijakan Kampus = Graffiti Art Among Students: A Space for Student Resistance Against Campus Policies. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E071211013-JLaQy2mzverho5RS-20250731145514.jpg

Download (411kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E071211013-1-2.pdf

Download (181kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E071211013-dp.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E071211013-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Fenomena seni grafiti di kalangan mahasiswa di Kota Makassar mencerminkan ekspresi perlawanan terhadap kebijakan kampus yang dianggap membatasi kebebasan berekspresi. Grafiti menjadi media vital bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik sosial dan aspirasi mereka, terutama ketika ruang dialog formal dianggap tidak memadai. Tujuan. Karenanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi, makna, dan fungsi grafiti sebagai bentuk perlawanan sehari-hari dalam konteks teori James Scott. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Informan terdiri dari enam mahasiswa dari tiga universitas besar di Makassar. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul terkait dengan grafiti sebagai bentuk ekspresi dan perlawanan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grafiti berfungsi sebagai sarana komunikasi simbolik yang memungkinkan mahasiswa mengekspresikan ketidakpuasan terhadap kebijakan kampus. Motivasi mahasiswa dalam menciptakan grafiti beragam, mulai dari kebutuhan untuk menyampaikan keresahan pribadi hingga mewakili suara kolektif. Solidaritas di antara pelaku grafiti juga terlihat dalam praktik pembuatan grafiti, di mana mereka saling mendukung dan berkolaborasi. Meskipun menghadapi risiko sanksi dari pihak kampus, grafiti tetap menjadi bentuk perlawanan yang pragmatis dan adaptif, menciptakan ruang untuk dialog dan protes yang tidak terwakili dalam forum resmi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Grafiti, James Scott, Kebijakan Kampus, Perlawanan Seharihari, Solidaritas Mahasiswa
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 03 Feb 2026 05:45
Last Modified: 03 Feb 2026 05:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53123

Actions (login required)

View Item
View Item