MUAMMAR, MUAMMAR (2025) Faktor yang Berhubungan dengan Kelelehan Kerja Pada Tenaga Kesehatan di Puskesmas Lampia Kabupaten Luwu Timur = Factors Associated with Occupational Fatigue Among Healthcare Workers at the Lampia Community Health Center, East Luwu Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011211175-1NykE9cHYBrdgCw6-20250819155523.jpg
Download (298kB) | Preview
K011211175-1-2.pdf
Download (678kB)
K011211175-dp.pdf
Download (518kB)
K011211175-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 August 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Tenaga kesehatan rentan mengalami kelelahan kerja karena tuntutan pelayanan yang tinggi dan berkelanjutan sehingga dapat mengakibatkan efek jangka panjang terhadap kualitas pelayanan medis. Menurut survei SOSNakes, sebanyak 71,9% tenaga kesehatan di Indonesia mengalami burnout saat bekerja. Tenaga kesehatan di Puskesmas Lampia menghadapi beban kerja yang tinggi akibat peran ganda, mencakup tugas medis, administrasi, serta kegiatan lapangan. Kondisi ini diperparah dengan sistem double shift yang sering mengurangi waktu istirahat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, IMT, beban kerja mental, lama kerja dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Lampia Kabupaten Luwu Timur. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observational analitik, dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel penelitian berjumlah 71 responden yang diambil menggunakan teknik exhaustive sampling. Intrumen penelitian menggunakan kuisioner (IRFC, NASA-TLX, dan karasteristik responden), timbangan, microtoise, alat tulis dan handphone. Analsisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 71 responden, sebagian besar responden memiliki kelelahan kerja yang tergolong rendah yaitu 54,9%, sementara sisanya memiliki kelelahan kerja yang tergolong sedang berjumlah 45,1%. Terdapat hubungan signifikan antara usia (p = 0,003), lama kerja (p = 0,017), masa kerja (p = 0,020), dan beban kerja mental (p = 0,018) dengan kelelahan kerja, sedangkan indeks massa tubuh tidak menunjukkan hubungan signifikan (p = 0,456). Kesimpulan: instansi harus memperhatikan manajemen beban kerja dan sistem shift tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan juga diharapkan menjaga kondisi fisik dan mental melalui pola hidup sehat dan manajemen stres.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kelelahan kerja; tenaga kesehatan; beban kerja mental. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 06:36 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 06:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52116 |
