A. YULIARNITA, A. YULIARNITA (2025) Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pegawai Kantor PT Pelindo Jasa Maritim Makassar = Factors Related to Musculoskeletal Disorders (MSDs) Complaints in Office Employees at PT Pelindo Jasa Maritim Makassar. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011211101-QLhTPdzAxWMZ8y1H-20250815231647.jpg
Download (345kB) | Preview
K011211101-1-2.pdf
Download (772kB)
K011211101-dp.pdf
Download (359kB)
K011211101-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Aktivitas administrasi perkantoran yang mengandalkan komputer, menyebabkan posisi duduk statis dan pekerjaan berulang, seperti yang terjadi di PT Pelindo Jasa Maritim, sehingga berisiko menimbulkan keluhan MSDs, yang juga turut dipengaruhi oleh faktor individu, pekerjaan, psikososial, dan lingkungan. Studi awal menunjukkan 7 dari 10 pegawai mengalami keluhan MSDs rendah dan 3 lainnya tinggi, dengan postur kerja yang tidak ergonomis serta masa kerja yang lama. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada pegawai di PT Pelindo Jasa Maritim Makassar. Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan observasional analitik, dan menggunakan desain penelitian cross sectional study. Sampel berjumlah 92 pegawai, diambil melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi foto postur saat bekerja, yang dilakukan pada bulan Februari – Maret 2025 di PT Pelindo Jasa Maritim. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat mengggunakan uji Chi-square. Hasil. Hasil menunjukkan adanya hubungan antara usia (p=0,000), masa kerja (p=0,020), kebiasaan olahraga (p=0,000), postur kerja (p=0,000), dan stres kerja (p=0,032) dengan keluhan MSDs, sementara jenis kelamin (p=0,518) tidak berhubungan. Kesimpulan. Keluhan MSDs pada responden cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, lama masa kerja, kurang olahraga, postur tidak ergonomis, dan tingginya stres kerja. Disarankan adanya peningkatan program K3, misalnya edukasi rutin terkait ergonomi, dukung postur kerja sehat, pembiasaan peregangan dan olahraga serta gaya hidup sehat. Perlu juga diterapkan aturan yang mewajibkan pegawai mengikuti senam rutin perusahaan, disertai sanksi positif bagi yang tidak berpartisipasi atau insentif bagi yang berpartisipasi, guna mengurangi risiko keluhan MSDs.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keluhan MSDs; administrasi perkantoran; postur kerja; gerakan berulang; komputer |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 05:06 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 05:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52105 |
