SARI, TRI ANITA (2025) Hubungan Penerapan Metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) dengan Kualitas Pelaksanaan Handover Perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Daya Kota Makassar Tahun 2025 = Relationship Between SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) Method Implementation and Nurse Handover Quality in the Inpatient Unit of RSUD Daya Makassar Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211080-YlsyAZV1kbqFOtpw-20250515183222.jpg
Download (331kB) | Preview
K011211080-1-2.pdf
Download (425kB)
K011211080-dp.pdf
Download (234kB)
K011211080-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 May 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Metode SBAR berperan penting dalam komunikasi handover karena membantu memastikan informasi pasien disampaikan dengan jelas, akurat, dan terstruktur. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan metode SBAR dengan kualitas pelaksanaan handover perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Daya Kota Makassar. Metode. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Daya Kota Makassar dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 125 perawat. Analisis berupa analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penerapan metode SBAR dan kualitas pelaksanaan handover perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Daya Kota Makassar, dengan nilai p value= 0,000 (< α = 0,05) dan koefisien korelasi (r=0,745) yang mengindikasikan hubungan kuat dan positif. Sehingga semakin baik penerapan metode SBAR, semakin baik pula kualitas pelaksanaan handover perawat. Kesimpulan. Penerapan metode SBAR hubungan yang kuat dengan kualitas pelaksanaan handover perawat, dengan dimensi background dan efesiensi sebagai aspek terendah pada masing-masing variabel. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan supervisi oleh kepala ruangan serta penyusunan SOP handover antar perawat berbasis SBAR di instalasi rawat inap. Memberikan kesempatan bagi perawat yang belum mengikuti pelatihan SBAR maupun keselamatan pasien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SBAR, Kualitas Handover, Keselamatan Pasien |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 07:22 |
| Last Modified: | 18 Dec 2025 07:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51772 |
