Analisis Kestabilan Model Matematika Penularan Penyakit Rabies Pada Manusia dan Anjing Dengan Waktu Tunda = Stability Analysis Of Mathematiical Model Of Rabies Disease Transmission In Humans and Dogs Time Delay


AUNILLAH, ULY (2025) Analisis Kestabilan Model Matematika Penularan Penyakit Rabies Pada Manusia dan Anjing Dengan Waktu Tunda = Stability Analysis Of Mathematiical Model Of Rabies Disease Transmission In Humans and Dogs Time Delay. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
H022221020-Yh6dip59WR7IxO3B-20250519140722.jpg

Download (287kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H022221020-1-2.pdf

Download (658kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H022221020-dp.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H022221020-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 May 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Rabies adalah penyakit mematikan yang ditularkan melalui gigitan hewan dan merupakan ancaman yang signifikan bagi kesehatan manusia dan hewan. Pencegahan penyakit rabies sangat penting untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk penyakit ini. Penelitian ini mengembangkan model matematika dengan mempertimbangkan faktor waktu tunda untuk memahami dinamika penyebaran penyakit rabies pada populasi manusia dan anjing. Dengan menggunakan pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan model yang lebih realistis dalam merancang strategi pengendalian rabies. Model ini menggunakan delapan kompartemen, dengan menambahkan dua tahap infeksi pada anjing, yaitu prodromal infected dan furious infected. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa waktu tunda mempengaruhi penyebaran penyakit tetapi hanya mengandalkan satu metode pengendalian. Oleh karena itu, model ini dikembangkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan pengaruh penundaan waktu terhadap tiga faktor utama: masa inkubasi pada anjing, efektivitas vaksin pada anjing, dan efektivitas vaksin pada manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa vaksinasi yang tepat dapat menghentikan penyebaran penyakit dan mengurangi jumlah anjing yang terinfeksi. Di sisi lain, dalam kondisi endemik, vaksinasi yang tidak efektif menyebabkan rabies bertahan dengan infeksi yang stabil. Studi ini juga menyoroti bahwa meningkatkan masa inkubasi pada anjing dapat memperlambat penyebaran rabies. Sebaliknya, waktu vaksinasi yang lebih lama pada anjing dan manusia dapat mempercepat laju penyebaran penyakit, secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan penting tentang dinamika penyebaran rabies dan strategi pengendaliannya. Model ini dapat digunakan untuk mendesain strategi pengendalian rabies.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Penyakit rabies, Waktu Tunda, Tahap terinfeksi prodormal, Tahap terinfeksi furious, Titik kesetimbangan.
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Matematika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 17 Dec 2025 03:25
Last Modified: 17 Dec 2025 03:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51664

Actions (login required)

View Item
View Item