Puaasang, Milka Deen (2025) ANALISIS BENTUK DAN MOTIF HIAS TEMBIKAR DARI SITUS TETE HATUE KECAMATAN MALLAWA KABUPATEN MAROS = ANALYSIS OF POTTERY DECORATIVE FORMS AND MOTIFS FROM TETE HATUE SITE, MALLAWA DISTRICT, MAROS REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F071191015-Cover.jpg
Download (40kB) | Preview
F071191015-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (732kB)
F071191015-dp(FILEminimizer).pdf
Download (301kB)
F071191015-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 8 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Jejak-jejak kebudayaan Paleometalik, khususnya di kepulauan Sulawesi, masih dapat ditemukan hingga saat ini, khususnya di wilayah Mallawa Kabupaten Maros, Liang Tete Hatue di Mallawa merupakan situs gua yang memiliki sebaran fragmen terbikar berasosiasi dengan tulang dan gigi manusia di permukaan gua. Penelitian ini berfokus pada fragmen-fragmen tembikar yang diindikasikan sebagai wadah penguburan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk wadah kubur yang digunakan serta motif hias yang diterapkan pada wadah-wadah tersebut. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data studi pustaka, pengumpulan data lapangan, serta analisis terhadap bentuk wadah tembikar dan motif hias pada permukaan tembikar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembikar pada situs ini terdiri dari tiga jenis wadah, yaitu wadah terbuka, wadah tegak, dan wadah tertutup. Wadah terbuka ditemukan dalam 218 pecahan, wadah tegak dalam 738 pecahan, dan wadah tertutup dalam 156 pecahan. Selain itu, terdapat delapan motif hias dasar, yaitu garis, belah ketupat, titik, meander, lingkaran, gerigi, dan segitiga. Terdapat pula empat kombinasi motif hias yang merupakan gabungan dari motif dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tembikar yang digunakan mencerminkan kegiatan tertentu yang dilakukan di situs tersebut. Berdasarkan temuan fragmen tulang yang berasosiasi dengan pecahan tembikar, ada indikasi bahwa tembikar tersebut digunakan sebagai wadah penguburan. Selain indikasi fragmen tembikar difungsikan sebagai wadah kubur, diperkirakan fragmen tembikar yang terdapat pada situs memiliki fungsi lain yang berhubungan dengan aktivitas yang dilakukan pada situs di masa lalu. Hal tersebut berdasarkan masifnya jumlah temuan fragmen tembikar pada situs. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa masyarakat pada masa lalu tidak hanya memperhatikan aspek fungsional tembikar, tetapi juga estetika, yang tercermin dari kombinasi motif hias yang digunakan Tembikar.
Keyword : Wadah Penguburan, Motif Hias, Fragmen Tulang, Situs Tete Hatue, Paleometalik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Burial Vessel, Decorative Motifs, Bone Fragments, Tete Hatue Site, Paleometallic. |
| Subjects: | P Language and Literature > PC Romance languages |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 01 Dec 2025 04:26 |
| Last Modified: | 01 Dec 2025 04:26 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51108 |
