NATASYA, LINDA (2025) Gaya Bahasa Metafora Dalam Teks Sinrilik Bosi Timurung = Metaphorical Style in Sinrilik Bosi Timurung Texts. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F021211021-Cover.jpg
Download (292kB) | Preview
F021211021-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (260kB)
F021211021-dp(FILEminimizer).pdf
Download (195kB)
F021211021-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 13 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Linda Natasya, 2025. “Gaya Bahasa Metafora dalam Teks Sinrilik Bosi Timurung”. (Dibimbing oleh Sumarlin Rengko HR) Skripsi ini membahas tentang “Gaya bahasa dalam teks Sinrilik Bosi Timurung” yakni untuk menguraikan jenis-jenis metafora yang terdapat dalam teks Sinrilik Bosi Timurung, dan juga menguraikan fungsi metafora yang terdapat dalam teks Sinrilik Bosi Timurung. Adapun metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yang menghasilkan analisis secara deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui penelitian pustaka yang dimulai dengan membaca transliterasi dari teks dan terjemahannya dengan data koding. Data yang ditemukan dikategorisasikan sesuai dengan jenis metafora dan fungsinya kemudian disajikan secara sistematis berdasarkan jenis dan fungsi metafora. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 jenis metafora dalam teks Sinrilik Bosi Timurung, yaitu metafora Being (keadaan) terdapat kata mangngarruk (menangis), intang, jamarrok, bulaeng (intan, zamrud, emas), takbale jeknek (air yang tumpah), dinging palate (membawa suasana dingin), masakki ngasemmo anne pakrimpungang pakmaikku (sakit semualah didalam hatiku), metafora Cosmos (kosmos) terdapat kata bulang (bulan), bintoeng (bintang), wari-wari (bintang pagi), rammang (awan), metafora energetic (energi/tenaga) (bombang (ombak), anging (angin), singarak (cahaya), bosi (hujan), dan kilak (kilat). Metafora substance (substansi) terdapat kata songok (keringat) dan kaminynyak tekne bauk (wangi-wangian), Metafora Terresterial (permukaan bumi) terdapat kata Bawo Karaeng (gunung Bawakaraeng), metafora Object (benda) terdapat kata kandaga (Kendaga), patti (peti), paglungangku (bantal), nibowo (kerudung) dan nicincing (cincin), metafora Living (kehidupan) terdapat kata rappowak (pohon pinang) dan gangang (sayuran), Metafora Animate terdapat kata jangang (ayam) dan bukkuru (burung tekukur). Fungsi metafora yang digunakan terdapat 5 fungsi yaitu informasi, ekspresif, direktif, phatik dan estetik. Namun setelah analisis dilakukan berdasarkan metafora yang ada hanya menumuka fungsi informasi, ekspresif dan estetik karena informasi itu menyangkut ungkapan rasa kesedihan karena kehilangan dengan penggunaan kata-kata yang estetik yaitu metafora.
Keyword : Sinrilik Bosi Timurung, Metafora, Makassar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sinrilik Bosi Timurung, Metaphor, Makassar. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 06:57 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 06:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50815 |
