UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2025 KONFIGURASI SEGMEN ANTERIOR DAN ANALISIS RNFL PASCA OPERASI KATARAK PEDIATRI = ANTERIOR SEGMENT CONFIGURATION AND RNFL ANALYSIS AFTER PEDIATRIC CATARACT SURGERY


GIFFARINNISA, AULIA (2025) UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2025 KONFIGURASI SEGMEN ANTERIOR DAN ANALISIS RNFL PASCA OPERASI KATARAK PEDIATRI = ANTERIOR SEGMENT CONFIGURATION AND RNFL ANALYSIS AFTER PEDIATRIC CATARACT SURGERY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C025211007-mp6hBqJcQIigFoAE-20250718143846.jpg

Download (283kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C025211007-1-2.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C025211007-dp.pdf

Download (593kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C025211007-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 July 2027.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Katarak pediatri merupakan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan pada anak yang memerlukan intervensi bedah serta pemantauan perubahan biometrik mata untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan melibatkan 30 subjek anak, terdiri dari 16 pasien pasca operasi katarak pediatri dan 14 anak dengan mata normal sebagai kelompok kontrol. Parameter yang dievaluasi meliputi konfigurasi segmen anterior, ketebalan Retinal Nerve Fiber Layer (RNFL), dan tekanan intraokular (TIO) yang diukur pada minggu ke-1, bulan ke-1, dan bulan ke-6 pasca operasi. Hasil: Kelompok pasca operasi katarak mengalami peningkatan signifikan pada panjang aksial bola mata (p=0,004) dan penurunan signifikan pada ketebalan kornea sentral (p=0,045) dibandingkan kelompok kontrol, sementara kedalaman bilik mata depan tidak menunjukkan perubahan bermakna. Pada evaluasi RNFL, kelompok katarak mengalami peningkatan ketebalan RNFL inferior (p=0,028) namun memiliki RNFL superior yang lebih tipis dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, ditemukan penurunan signifikan pada tekanan intraokular (p<0,001) pada kelompok katarak, meskipun nilainya tetap lebih tinggi dibanding kelompok kontrol sepanjang periode observasi. Kelompok kontrol tidak mengalami perubahan TIO yang bermakna. Kesimpulan: Pasien pasca operasi katarak pediatri mengalami perubahan biometrik berupa peningkatan panjang aksial bola mata, penurunan ketebalan kornea sentral, perubahan ketebalan RNFL, serta penurunan tekanan intraokular yang memerlukan pemantauan jangka panjang untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Katarak Pediatri, Konfigurasi Segmen Anterior, Retinal Nerve Fiber Layer (RNFL), Tekanan Intraokular (TIO), Biometri Mata, OCT RNFL.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Mata
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Nov 2025 03:26
Last Modified: 04 Nov 2025 03:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50455

Actions (login required)

View Item
View Item