HUSAIN, ZULKARNAEN (2025) VALUASI KETEBALAN LAPISAN KOROID DAN RETINA TERHADAP AKTIVITAS PENYAKIT PADA PENANGANAN PASIEN UVEITIS = EVALUATION OF CHOROIDAL AND RETINAL THICKNESS IN RELATION TO DISEASE ACTIVITY IN THE MANAGEMENT OF UVEITI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C025211004-qpIU2LJzxY083HOs-20250508090813.jpg
Download (241kB) | Preview
C025211004-1-2.pdf
Download (1MB)
C025211004-dp.pdf
Download (928kB)
C025211004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Uveitis adalah penyakit inflamasi intraokular yang dapat memengaruhi retina dan koroid, yang berisiko menyebabkan kehilangan penglihatan permanen jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketebalan lapisan koroid dan retina serta hubungannya dengan aktivitas penyakit pada pasien uveitis, dengan fokus pada pengaruh berbagai terapi, termasuk kombinasi steroid topikal, oral, dan injeksi subtenon (TOIs) terhadap ketebalan jaringan ini. Penelitian ini menggunakan desain kohort analitik observasional dengan analisis perbandingan antara kelompok pasien yang menerima terapi TOIs dan Non-TOIs. Pemeriksaan ketebalan koroid dan retina dilakukan menggunakan Optical Coherence Tomography (OCT) pada baseline dan follow-up untuk menilai perubahan ketebalan yang terjadi akibat terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi TOIs secara signifikan menurunkan ketebalan koroid dan retina baik pada fase akut maupun kronik. Penurunan ketebalan koroid pada kelompok TOIs sangat signifikan dengan p-value < 0.0001, menunjukkan efektivitas yang luar biasa dalam mengendalikan peradangan pada seluruh lapisan uvea. Meskipun kelompok Non- TOIs juga mengalami penurunan ketebalan koroid dan retina yang signifikan, hasilnya tidak sekuat kelompok TOIs, dengan p-value lebih tinggi (p = 0.0234 untuk fase akut). Penurunan ketebalan retina yang signifikan hanya terlihat pada kelompok TOIs (p = <0.0001), sementara pada kelompok Non-TOIs, penurunan yang terjadi tidak signifikan (p = 0.5500). Terapi kombinasi Topikal + Oral + Injeksi Subtenon (TOIs) menunjukkan hasil yang lebih optimal dalam mengurangi ketebalan koroid dan retina, dengan efek yang lebih konsisten dan signifikan pada pasien dengan uveitis. Terapi multi-modal ini terbukti sangat efektif dalam mengendalikan peradangan di seluruh bagian mata, baik pada uveitis fase akut maupun kronik. Hasil ini memberikan wawasan penting bagi penanganan uveitis, terutama dalam memilih terapi yang tepat berdasarkan tingkat keparahan dan tipe peradangan yang ada.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Uveitis, Optical Coherence Tomography (OCT), ketebalan koroid, ketebalan retina, terapi steroid, TOIs, peradangan intraokular |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Dalam |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 31 Oct 2025 06:09 |
| Last Modified: | 31 Oct 2025 06:09 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50384 |
