LAMUDJIDI, TRISA HALIMATUSYADIA (2025) GAMBARAN STATUS GIZI DAN TINGKAT KEMANDIRIAN BASIC AND INSTRUMENTAL ACTIVITIES of DAILY LIVING (BADL/IADL) PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANAMBUNGAN KOTA MAKASSAR = DESCRIPTION OF NUTRITIONAL STATUS AND LEVEL OF INDEPENDENCE OF BASIC AND INSTRUMENTAL ACTIVITIES OF DAILY LIVING (BADL/IADL) IN THE ELDERLY IN THE WORK AREA OF PANAMBUNGAN HEALTH CENTER, MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021211085-Cover.png
Download (152kB) | Preview
K021211085-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (477kB)
K021211085-dp(FILEminimizer).pdf
Download (276kB)
K021211085-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Populasi lansia di dunia terus meningkat, termasuk di Indonesia, yang saat ini mencapai 12% dari total populasi. Lansia yang mengalami masalah gizi berisiko mengalami penurunan kemampuan melakukan BADL dan IADL, sehingga meningkatkan ketergantungan pada orang lain. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi dan tingkat kemandirian basic and instrumental activities of daily living (BADL/IADL) pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 180 lansia dan teknik sampling menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Pengambilan data menggunakan pengukuran antropometri (BB, TB, dan IMT) untuk mengukur status gizi dan kuesioner Instrumen Indeks Barthel Modifikasi dan kuesioner Instrumetal Activities of Daily Living Lawton untuk mengukur tingkat kemandirian lansia. Hasil: Sebagian besar lansia memiliki status gizi normal (51,1%) sementara sebagian lainnya mengalami kelebihan berat badan dan kekurangan berat badan. Selain itu, tingkat kemandirian BADL lansia sebagian besar menunjukkan ketergantungan ringan (37,2%) dan mandiri (31,7%). Kemudian tingkat kemandirian IADL, mayoritas lansia masih dapat melakukan aktivitas yang lebih kompleks secara mandiri tanpa bantuan orang lain (67,2%). Kesimpulan: Sebagian besar lansia memiliki status gizi normal dan tingkat kemandirian yang cukup baik, terutama dalam aktivitas dasar dan instrumental. Status gizi yang baik cenderung berhubungan dengan kemandirian lansia dalam menjalani aktivitas harian.
Kata kunci: status gizi, tingkat kemandirian, BADL, IADL, lansia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nutritional status, level of independence, BADL, IADL, elderly. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 01:21 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 01:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50326 |
