Hubungan Stres Akademik dengan Pola Makan pada Siswa-Siswi Tingkat Akhir di SMA Negeri 13 Bone = The Relationship between Academic Stress and Eating Patterns in Final Year Students at SMA Negeri 13 Bone


SALSABILA, AZIFAH (2025) Hubungan Stres Akademik dengan Pola Makan pada Siswa-Siswi Tingkat Akhir di SMA Negeri 13 Bone = The Relationship between Academic Stress and Eating Patterns in Final Year Students at SMA Negeri 13 Bone. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K021211048-Cover.jpg

Download (330kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K021211048-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (153kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K021211048-dp(FILEminimizer).pdf

Download (99kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K021211048-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Masa remaja (adolescence) merupakan fase perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang cepat, yang dapat memengaruhi pola makan remaja. Stres akademik yang tinggi berpotensi menyebabkan perubahan dalam pola konsumsi makanan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan pola makan pada siswa-siswi tingkat akhir di SMA Negeri 13 Bone. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 202 siswa-siswi sebagai responden dengan menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk mengukur stres akademik dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk menilai pola makan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil: Mayoritas responden di SMA Negeri 13 Bone, mengalami stres akademik pada tingkat tinggi, yaitu sebanyak 69,8% dan memiliki pola makan yang tergolong jarang, yaitu sebanyak 51,0%. Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan antara stres akademik tingkat tinggi dengan konsumsi lauk protein hewani sering, buah-buahan sering, dan minuman berpemanis sering (p-value < 0,05). Sementara itu, tidak ditemukan hubungan antara stres akademik dengan konsumsi makanan pokok, lauk protein nabati, sayuran, susu, dan jajanan (p-value > 0,05). Kesimpulan: Stres akademik berpengaruh dengan konsumsi protein hewani, buah-buahan, dan minuman berpemanis, sehingga diperlukan upaya untuk mengelola stres akademik guna mendukung pola makan sehat pada siswa. Saran: Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor lain yang mempengaruhi pola makan siswa, seperti lingkungan sosial ekonomi, faktor psikologis, dan pengaruh media.

Kata Kunci: Stres akademik, pola makan, remaja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Academic stress, eating patterns, adolescents.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 29 Oct 2025 06:43
Last Modified: 29 Oct 2025 06:43
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50279

Actions (login required)

View Item
View Item