Analisis Penilaian Risiko Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Urgency, Seriousness, Growth (USG) Pada Kebocoran Sistem Perpipaan Minyak dan Gas Bawah Laut = Risk Assessment Analysis Using the Fault Tree Analysis (FTA) and Urgency, Seriousness, Growth (USG) Methods in Subsea Oil and Gas Pipeline System Leaks


BAKRI, WIDYA (2025) Analisis Penilaian Risiko Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Urgency, Seriousness, Growth (USG) Pada Kebocoran Sistem Perpipaan Minyak dan Gas Bawah Laut = Risk Assessment Analysis Using the Fault Tree Analysis (FTA) and Urgency, Seriousness, Growth (USG) Methods in Subsea Oil and Gas Pipeline System Leaks. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
D091201055-SKRIPSI-COVER.jpg

Download (361kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
D091201055-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf

Download (491kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
D091201055-SKRIPSI-DAPUS.pdf

Download (163kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
D091201055-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Pipa minyak dan gas bawah laut digunakan untuk menyalurkan fluida dari bawah laut. Distribusi fluida dari bawah laut akan terganggu jika terjadi kebocoran atau kerusakan pada pipa minyak dan gas bawah laut. Penelitian ini menggunakan metodologi Fault Tree Analysis (FTA) dan Urgency, Seriousness, Growth (USG) untuk mengetahui penyebab terjadinya kebocoran pipa migas bawah laut. Langkah pertama yang dilakukan adalah dengan menerapkan pendekatan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengetahui penyebab kebocoran saluran migas bawah laut. Kemudian, dengan menggunakan metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), pilih isu utama dari inti dengan memberikan kuesioner studi kepada responden yang berpengalaman dengan 18 isu terkait kebocoran saluran minyak dan gas bawah air. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, prioritas masalah kebocoran pipa migas bawah laut mempunyai nilai total paling besar yaitu dengan nilai 31,6 dan rata-rata 12,64. Pada Intermediate Event, crack pipa memperoleh skor tertinggi pada kejadian menengah dengan rata-rata 11,95 dan skor 35,84. Dengan nilai 31,76 dan rata-rata 10,59, faktor internal mendapat nilai tertinggi pada Main Event. Oleh karena itu, untuk memperkuat sistem pemeriksaan, harus dilakukan Non-Destructive Test (NDT) pada saat proses pembangunan pipa migas bawah air.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pipa Migas Bawah Laut; Fault Tree Analysis (FTA); Urgency, Seriousness, Growth (USG)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Oct 2025 06:42
Last Modified: 29 Oct 2025 06:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50278

Actions (login required)

View Item
View Item