AZZAHRA, ALIFQA NURUL (2025) Analisis Asupan Makan Ibu Hamil di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo = Analysis of Pregnant Women’s Dietary Intake in Tempe Subdistrict, Wajo Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021211016-Cover.jpg
Download (983kB) | Preview
K021211016-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (309kB)
K021211016-dp(FILEminimizer).pdf
Download (101kB)
K021211016-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 24 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Kekurangan asupan makanan selama kehamilan dapat menyebabkan masalah gizi seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Berat Badan Lahir rendah (BBLR). Tingginya angka kejadian KEK yaitu 16,87% (KEMENKES 10%) BBLR pada bayi laki-laki 6,63% (SDGs 3%) dan bayi perempuan 7,12% (SDGs 3%). Belum ada penelitian asupan makan ibu hamil di Kabupaten Wajo sehingga ini penting untuk dilakukan. Tujuan: Untuk menganalisis asupan makan ibu hamil di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Bahan dan Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi ibu hamil 284, sampel sebanyak 74 ibu hamil trimester II dan III, menggunakan teknik purposive sampling dari tiga wilayah kerja Puskesmas di Kecamatan Tempe yaitu Puskesmas Pattirosompe, Salewangeng, dan Tempe. Asupan makan dikumpulkan melalui metode 24-Hours Food Recall dan frekuensi makan dengan metode Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data untuk mengetahui tingkat kecukupan asupan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019. Hasil: Asupan energi ibu hamil berdasarkan kategori defisit 35,1%, cukup 64,9% dan lebih 0,0%, proporsi terbesar yaitu kategori cukup 64,9%, zat gizi makronutrien karbohidrat proporsi tersebesar yaitu kategori cukup 55,4%; protein proporsi terbesar yaitu kategori defisit 50,0% dan cukup 50,0%; dan lemak proporsi tertinggi yaitu kategori defisit 54,1%. Dan asupan mikronutrien pada zat besi proprosi tertinggi pada kategori cukup 64,9%, asam folat proporsi tertinggi pada kategori cukup 62,2%, kalsium proporsi tertinggi pada kategori cukup 67,6% dan zink proporsi tertinggi pada kategori cukup 74,3%. Sebanyak 97,3% responden mengonsumsi makanan pokok secara sering dengan konsumsi tertinggi pada nasi putih sebanyak 2-3x/hari (skor 2,50); 60,8% responden mengonsumsi lauk pauk secara jarang dengan konsumsi tertinggi pada telur ayam ras sebanyak 5-6x/minggu (skor 0,88); 56,8% mengonsumsi sayuran secara jarang dengan konsumsi tertinggi pada bayam sebanyak 1-4x/minggu (skor 0,64); 81,1% responden mengonsumsi buahan secara jarang dengan konsumsi tertinggi pada mangga sebanyak 1-4x/minggu (skor 0,42); dan 100,0% responden mengonsumsi air secara sering dengan konsumsi tertinggi pada air mineral sebanyak 2-3x/hari (skor 2,50). Kesimpulan: Asupan makan ibu hamil berdasarkan energi, makronutrien berada pada proporsi kategori cukup 80-120% dan zat gizi mikro berada kategori cukup ≥77%. Makanan pokok menjadi makanan yang sering dikonsumsi oleh reponden sedangkan lauk pauk, sayuran, buahan dan air menjadi kelompok pangan yang jarang dikonsumsi.
Kata Kunci: Ibu hamil, Asupan gizi, frekuensi makan, KEK, BBLR.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | : Pregnant women, Nut ritional intake, Frequency of Eating , KEK, BBLR. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 29 Oct 2025 01:14 |
| Last Modified: | 29 Oct 2025 01:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50235 |
