BELANJA PEMERINTAH DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT DI SULAWESI TENGGARA

ALAM, SYAMSUL (2013) BELANJA PEMERINTAH DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT DI SULAWESI TENGGARA. Thesis-S2 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
syamsulala-817-1-13-syams-5 cover.jpg

Download (247kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
syamsulala-817-1-13-syams-5 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
syamsulala-817-1-13-syams-5 dapus-lam.pdf

Download (496kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
syamsulala-817-1-13-syams-5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK
SYAMSUL ALAM (P0900310005); Belanja Pemerintah dan Kesejahteraan
Rakyat di Sulawesi Tenggara; (dibimbing oleh Deddy T. Tikson
sebagai promotor, M. Thahir Haning dan M. Kausar Bailusy
masing-masing sebagai ko-promotor).
Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan dan menganalisis tentang
asosiasi positif belanja pemerintah dengan tingkat kesejahteraan rakyat di
Sulawesi Tenggara. Belanja pemerintah dalam penelitian ini mencakup
belanja transfer, belanja barang dan jasa publik, dan belanja umum
pemerintahan. Tingkat kesejahteraan rakyat diukur dengan PDB per
kapita, pemerataan pendapatan, indeks mutu hidup fisik, indeks
pembangunan manusia, angka partisipasi murni pendidikan dasar, angka
kemiskinan, angka kematian balita, dan angka kematian ibu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan
kuantitatif sebagai mayor. Model ARIMA berbasis pada IBM SPSS
Forecasting versi 21.0 diterapkan untuk mengeksplorasi asosiasi positif
belanja pemerintah dengan tingkat kesejahteraan rakyat. Data yang
digunakan adalah time series belanja pemerintah dan tingkat
kesejahteraan rakyat tahun 2001-2011. Metode expert modeler pada
ARIMA digunakan untuk mendeteksi stasioneritas data.
Penelitian ini menemukan bahwa belanja pemerintah berasosiasi
positif dengan tingkat kesejahteraan rakyat di Sulawesi Tenggara. Namun,
tidak semua jenis belanja pemerintah berasosiasi positif dengan tingkat
kesejahteraan rakyat. Lagi pula, tidak semua jenis belanja pemerintah
berasosiasi secara signifikan dengan tingkat kesejahteraan rakyat. Desain
kebijakan belanja pemerintah yang buruk dan faktor intrinsik dan ekstrinsik
masyarakat yang rendah menyebabkan manfaat belanja pemerintah
kurang berasosiasi dengan tingkat kesejahteraan rakyat. Model-model ke
depan tentang asosiasi belanja pemerintah dengan tingkat kesejahteraan
rakyat perlu memasukkan faktor desain kebijakan belanja dan faktor
intrinsik dan ekstrinsik masyarakat sebagai variabel moderator.

Item Type: Thesis (Thesis-S2)
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
J Political Science > JA Political science (General)
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 19 Oct 2021 04:03
Last Modified: 19 Oct 2021 04:03
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/7976

Actions (login required)

View Item
View Item