ASMARIYADI, ASMARIYADI (2024) Analisis Mineralogi dan Kimia Bijih Nikel Laterit di Pulau Gebe, Provinsi Maluku Utara serta Implikasinya Terhadap Peleburan Bijih = Mineralogical and Chemical Analysis of Laterite Nickel Ore on Gebe Island, North Maluku Province and Its Implications for Ore Smelting. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
D112211013-TESIS-COVER.jpg
Download (396kB) | Preview
D112211013-TESIS-BAB 1-2(FILEminimizer).pdf
Download (549kB)
D112211013-TESIS-DAPUS(FILEminimizer).pdf
Download (90kB)
D112211013-TESIS-FULL TEXT(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 5 December 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Permintaan global untuk nikel telah meningkat pesat, terutama untuk aplikasi dalam produksi baja tahan karat, paduan logam, dan baterai, mendorong perhatian lebih pada eksplorasi dan penambangan bijih nikel laterit. Industri pertambangan nikel di Indonesia terus berkembang, salah satunya di Pulau Gebe, Maluku Utara. Pulau Gebe memiliki potensi sumber daya nikel laterit yang sebelumnya dikelola oleh PT Aneka Tambang Tbk dan sekarang dikelola oleh beberapa perusahaan tambang swasta, salah satunya adalah PT Mineral Trobos. Meskipun endapan ini telah diproduksi selama hampir empat dekade, namun informasi mengenai karakteristik mineralogi dan kimianya masih sangat kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mineralogi dan kimia bijih nikel laterit serta implikasinya terhadap proses peleburan bijih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis X-Ray Diffraction (XRD) untuk identifikasi mineral pada sampel, Scanning Electron Microscopy dengan Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS) untuk mengetahui distribusi spasial dan komposisi unsur-unsur, X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengetahui kandungan unsur dalam sampel, serta pengukuran loss on ignition (LOI) dengan metode pembakaran pada suhu tinggi. Hasil analisis mineralogi menunjukkan bahwa bijih saprolit sebagian besar mengandung lizardit diikuti oleh goetit. Kuarsa dan brusit juga terdapat dalam jumlah yang kecil. Analisis kimia menunjukkan kandungan nikel yang tinggi dan kandungan besi yang rendah dengan nilai rata-rata masing-masing 2,08% dan 17,20%. Rasio SiO2/MgO berada dalam kisaran antara 1,21 dan 5,40 dengan rata-rata 1,90, dan rasio Fe/Ni 8,27. Secara keseluruhan, bijih nikel saprolit dari Pulau Gebe memiliki potensi signifikan untuk pemrosesan pirometalurgi guna menghasilkan produk seperti matte, feronikel, atau nickel pig iron (NPI), karena kadar nikel yang tinggi, rasio SiO2/MgO dan Fe/Ni yang mendukung, serta komposisi mineralogi yang sesuai.
Keyword : Mineralogi, Kimia, Nikel Laterit, Pulau Gebe, Pirometalurgi
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mineralogy, Chemical, Nickel Laterite, Gebe Island, Pyrometallurgy. |
| Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 26 Aug 2025 07:25 |
| Last Modified: | 26 Aug 2025 07:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/48610 |
