REPRESENTASI BUDAYA TIMUR TENGAH DALAM FILM "CRASHING EID" (SUATU TINJAUAN SEMIOTIKA) = THE REPRESENTATION OF MIDDLE EASTERN CULTURE IN THE FILM "CRASHING EID" (A SEMIOTIC ANALYSIS)


ILYAS, FADHILAH RAMADHANI (2025) REPRESENTASI BUDAYA TIMUR TENGAH DALAM FILM "CRASHING EID" (SUATU TINJAUAN SEMIOTIKA) = THE REPRESENTATION OF MIDDLE EASTERN CULTURE IN THE FILM "CRASHING EID" (A SEMIOTIC ANALYSIS). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F031201023-Cover.jpg

Download (374kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
F031201023-Bab 1-2.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F031201023-Dapus.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F031201023-Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 February 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Film merupakan media yang efektif dalam merepresentasikan budaya. “Crashing Eid”, film produksi Arab Saudi, menampilkan benturan antara tradisi Timur Tengah dan nilai-nilai Barat dalam dinamika keluarga. Film ini menjadi sarana untuk memahami representasi budaya Timur Tengah dalam sinema kontemporer serta menantang stereotipe yang ada. Pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan untuk menganalisis tanda-tanda budaya dalam film. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis representasi budaya Timur Tengah dalam “Crashing Eid”, serta memahami bagaimana film ini memperkuat atau menantang stereotipe budaya yang berkembang. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode pengumpulan data dengan cara menyimak dan merekam, serta studi semiotika untuk menganalisis penelitian. Hasil. Film ini merepresentasikan budaya Timur Tengah secara denotatif melalui aspek seperti pakaian tradisional, interaksi sosial, pernikahan, perayaan Eid, dan makanan. Secara konotatif, film menampilkan nilai-nilai seperti kesopanan dan solidaritas, sementara mitos yang terkandung mencerminkan pentingnya menjaga tradisi dan kehormatan keluarga. Film ini juga menantang stereotipe, misalnya dalam pernikahan lintas budaya. Kesimpulan. “Crashing Eid” memperkuat identitas budaya Timur Tengah sekaligus menunjukkan bagaimana budaya dapat beradaptasi dalam era globalisasi. Film ini menjadi medium penting dalam memahami dinamika sosial-budaya Arab Saudi serta menunjukkan bahwa tradisi dan modernitas dapat berdampingan.

Keyword : Representasi Budaya, Timur Tengah, Arab Saudi, Semiotika Roland Barthes, “Crashing Eid”.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Cultural Representation, Middle East, Saudi Arabia, Roland Barthes Semiotics, Crashing Eid.
Subjects: P Language and Literature > PC Romance languages
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Asia Barat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 14 Aug 2025 07:46
Last Modified: 14 Aug 2025 07:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/48341

Actions (login required)

View Item
View Item