PENGARUH PEMBELAJARAN PSIKOMOTORIK TERHADAP TINGKAT PENCAPAIAN STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA (SKKNI)

HARMANTO, HARMANTO (2005) PENGARUH PEMBELAJARAN PSIKOMOTORIK TERHADAP TINGKAT PENCAPAIAN STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA (SKKNI). Thesis-S2 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
harmanto cover1.jpg

Download (208kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
harmanto 1-2.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
harmanto dapus-lam.pdf

Download (27kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
harmanto.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (228kB)

Abstract (Abstrak)

HARMANTO, Pengaruh Pembelajaran Psikomotorik Terhadap Tingkat Pencapaian Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (Studi Komunikasi Pembelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Perhotelan di Sulawesi Selatan) (dibimbing oleh H. Andi Makkulau dan A. Rahman Kadir).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Gambaran Intensitas penerapan pembelajaran psikomotorik melalui metode show and do dan praktek kerja industri pada Sekolah Menengah Kejuruan program keahlian Akomodasi Perhotelan di Sulawesi Selatan; (2) Gambaran tingkat pencapaian Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia pada Sekolah Menengah Kejuruan program keahlian Akomodasi Perhotelan; (3) Intensitas penerapan pembelajaran psikomotorik melalui metode show and do dan praktek kerja industri berpengaruh terhadap tingkat pencapaian Standar kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada SMK program keahlian Akomodasi Perhotelan di Sulawesi Selatan.
Penelitian ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa pembelajaran psikomotorik pada Sekolah Menengah Kejuruan, umumnya belum dimanfaatkan sepenuhnya. Hal ini disebabkan karena minimnya pemahaman terhadap keunggulan (advantage) bila dibandingkan dengan metode lainnya
Hasil penelitian menunjukan; (1) gambaran intensitas penerapan pembelajaran psikomotorik melalui metode show and do dan praktek kerja industri (Prakerin) adalah berada pada kategori sering atau tinggi, (2) Gambaran tingkat pencapaian standar kompetensi lulusan melalui uji kompetensi berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia adalah mencapai 86,99%; (3) Bahwa semakin rendah tingkat intensitas penerapan pembelajaran melalui metode psikomorik show and do maupun praktek kerja industri menyebabkan tingkat penguasaan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia cenderung rendah, sebaliknya semakin tinggi intensitas penerapan pembelajaran psikomotorik show and do maupun praktek kerja industri (Prakerin) akan menyebabkan tingkat penguasaan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, juga semakin tinggi; (4) Intensitas penerapan pembelajaran psikomorik melalui metode show and do maupun penerapan praktek kerja industri, keduanya secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pencapaian Standar kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Item Type: Thesis (Thesis-S2)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 30 Apr 2021 02:19
Last Modified: 30 Apr 2021 02:19
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/4106

Actions (login required)

View Item
View Item